Bulan Juni, BMKG Perkirakan Banyak Hujan Disertai Kilat dan Guntur di Timika

Warga Jayapura Dihimbau Waspadai Musim Hujan
Ilustrasi

TIMIKA | Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Timika, Papua, Fitria Nur Fadlilah menjelaskan bulan Juni ini diperkirakan intensitas turun hujan mulai tinggi.

Ini berpacu pada kondisi setiap tahun di Mimika pada bulan Juni, Juli hingga September intensitas hujan lebih banyak.

Dijelaskan saat ini angin lebih banyak dari arah tenggara yang membawa banyak uap air.

“Kemudian sore akan terjadi hujan karena ada jajaran pegunungan di sebelah utara, dimana masa udara yang terbawa (dari tenggara) naik akhirnya terbentuk awan besar sehingga berpotensi terbentuk awan Cumulonimbus (CB),” kata Fitria ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/6/2022).

Awan CB ini biasanya menimbulkan hujan deras tapi berlangsung tidak lama, namum berpotensi petir dan kilat.

“Jadi kalau paginya cerah begini, sorenya potensi (hujan) tetap ada untuk di Timika,” ucapnya.

Fitria mengatakan memang tahun ini hujan agak kurang sehingga pihak BMKG masih terus memantau perkembangan hari hujan selama tahun ini.

“Biasanya menuju ke bulan basah itu secara umumnya hujan. Sekarang kita masih akan ikuti terus karena La Lina pun sudah selesai, di beberapa wilayah Indonesia juga sudah masuk kemarau,” jelasnya.

Saat ini, katanya kebanyakan wilayah Indonesia angin dari arah Australia yang sifatnya kering, dimana di sebagian wilayah Indonesia seperti Jawa, Bali, dan NTT namun cenderung agak dingin suhunya.

Untuk Timika karena faktor lokalnya kuat dan tidak ada zona musimnya, namun ada jadwal dimana bulan basah juga bulan kering tapi tidak ada musim hujan atau musim panas sebab setiap hari di Timika memang berpotensi hujan.

“Timika dipengaruhi dengan faktor lokal artinya, faktor yang mempengaruhi cuaca yang disebabkan oleh kondisi geografis maupun topograsi karena ada deretan pegunungan di Utara, selatan ada juga lautan,” jelasnya.

Untuk perkiraan cuaca khusus hari ini kata Fitria kondisinya pagi cerah berawan, malamnya berawan, dini hari juga berawan. Daerah perairan masih dengan kondisi normal tinggi gelombang berkisar 0,1-05 meter sehingga tidak ada warning secara khusus.

reporter : Kristin Rejang
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.