Buntut Kasus Penganiayaan, Warga Blokade Jalan Dekat Venue Futsal PON XX

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PALANG | Sekelompok warga di area kompleks Waker melakukan pemalangan jalan terkait sengketa lahan yang menyebabkan terjadinya penganiayaan beberapa waktu lalu. (Foto: Saldi/Seputarpapua)
PALANG | Sekelompok warga di area kompleks Waker melakukan pemalangan jalan terkait sengketa lahan yang menyebabkan terjadinya penganiayaan beberapa waktu lalu. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Aksi blokade jalan dilakukan sekelompok warga di kompleks Waker berdekatan venue futsal, tembusan jalan SP 2 – Irigasi, Mimika, Papua, Selasa (7/9/2021).

Aksi ini dilakukan lantaran adanya persoalan lahan di wilayah itu, yang sebelumnya pada 23 Agustus 2021 menyebabkan terjadinya kasus penganiayaan.

Pagi tadi, sekelompok warga mengetahui adanya alat berat beroperasi di lahan yang masih menjadi masalah, warga akhirnya melakukan blokade jalan yang menyebabkan terhentinya aktivitas lalulintas.

Warga menuntut pihak kepolisian segera menangkap pelaku penganiyaan, lantaran waktu cukup panjang sejak peristiwa pertama pada 23 Agustus dan saat itu juga sempat dilakukan blokade jalan. Tetapi hingga kini pelaku belum berhasil ditangkap.

“Ini sudah mau masuk 3 minggu, tapi ini pelaku belum ditangkap, ini juga kedua kali pemalangan. Jadi tolong Kapolsek segera tangkap pelaku,” kata seorang warga dihadapan Kapolsek Mimika Baru, AKP Dionisius VDP Helan yang mencoba memberikan pemahaman kepada warga.

Kapolsek mengatakan, pihaknya bukan tidak peduli terhadap kasus penganiayaan yang terjadi, dalam hal ini menangkap pelaku penganiayaan yang dimaksud.

Hanya saja sampai sekarang pelaku belum berhasil ditemukan. Tetapi pihak kepolisian kini telah mengindentifikasi pelaku penganiayaan tersebut.

“Saya janji akan saya tangkap. Sampai sekarang kami masih bekerja. Sampai kemarin kita tidak tidur, kita kejar pelaku ini, karena itu adalah aspirasi dari masyarakat yang ingin pelaku di tangkap, jadi kita harus tangkap,” kata Kapolsek dihadapan warga.

Setelah warga diberikan pemahaman, akhirnya blokade jalan dibuka dan aktivitas lalulintas kembali berjalan normal.

Kapolsek pada kesempatan itu juga mengatakan masalah ini menjadi atensi Kepolisian, apalagi saat ini sudah mendekati perhelatan PON XX Papua.

Selain itu, ia juga meminta kesadaran masyarakat menghindari hal-hal yang dapat merugikan masyarakat banyak, terutama terkait aksi-aksi blokade jalan.

“Karena ini (pemalangan jalan) mengganggu semua aktivitas masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Baca Juga

BERITA TERBARU