Bupati Asmat Buka FGD ke-II, ini yang Dibahas

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Bupati Asmat Elisa Kambu (tengah) ketika membuka FGD ke II, Kamis (27/5/2021).
Bupati Asmat Elisa Kambu (tengah) ketika membuka FGD ke II, Kamis (27/5/2021).

ASMAT | Bupati Asmat Elisa Kambu membuka pelaksanaan Focus Grup Discussion (FGD) Ke-II yang digelar Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) Asmat di Gedung Wiyata Mandala Agats, Kamis (27/5/21).

FGD ini dalam rangka pembahasan penyusunan dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Asmat pada 2021-2026.

Bupati dalam sambutanya menjelaskan, teknis penyusunan KLHS RPJMD mengacu pada Permendagri No 7 Tahun 2018 tentang pembuatan dan pelaksanaan KLHS dan RPJMD.

Sebelumnya, pelaksanaan FGD tahap I telah dilaksanakan beberapa bulan lalu, dan saat ini telah dilaksanakan FGD ke-II sebagai upaya penyusunan yang kongkrit terkait KLHS dan RPJMD.

“Hal ini merupakan salah satu rangkaian dari beberapa tahapan yang telah ditentukan dalam proses penyusunan dokumen KLHS dan RPJMD 2021-2026,” ujarnya.

Menurut Bupati, adapun tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk melakukan validasi terhadap capaian 17 indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Asmat pada periode pembangunan 2016-2020.

Hal ini untuk merumuskan skenario alternatif dan proyeksi penyampaian indikator TPB RJPMD Kabupaten Asmat periode 2021-2026.

“Pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan mengandung maksud bahwa pembangunan tidak hanya mengejar kepentingan generasi saat ini, tetapi harus pula memperhatikan kepentingan generasi yang akan datang dan tetap menjaga aspek- aspek keserasian serta keseimbangan,” ujarnya.

Bupati mengatakan, semangat pembangunan berkelanjutan sebenarnya telah menjadi bagian dalam pembangunan di Kabupaten Asmat. Sebagaimana telah tercantum dalam falsafah hidup masyarakat Asmat yaitu “Ja Asamanam Apcamar” yang artinya maju dengan keseimbangan.

Bupati berharap, semoga penyusunan dokumen KLHAS dan RPJMD 2021-2026, dapat lebih memantapkan Pemda Asmat pada pencapaian visi menuju masyarakat Asmat yang maju, mandiri sejahtera dan bermartabat berbasis budaya lokal.

Hadir dalam pembukaan FGD ini, Plh. Sekda Asmat Pieter Dallung, Kabag OPS Polres Asmat AKP I Wayan Laba, Danramil Kodim 1707-08 Agats Kapten Inf Rony KR serta para asisten sekda, staf ahli bupati, Kepala OPD, tokoh masyarakat dan tamu undangan terkait.

Reporter: Faqi Difinubun
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Klemen Tinal dalam Kenangan
Klemen Tinal dalam Kenangan
Baca Juga