Bupati Asmat Peringatkan Kepkam Tidak Pungli saat Penyaluran Bantuan Sosial

Sosialisasi penyaluran dana sosial di Kabupaten Asmat. (Foto: Fagi/SP)
Sosialisasi penyaluran dana sosial di Kabupaten Asmat. (Foto: Fagi/SP)

ASMAT | Bupati Asmat, Elisa Kambu dan Kapolres Asmat, AKBP Andi Yosep Enoch, Sik memberi peringatan kepada kepala kampung di daerah tersebut agar tidak melakukan pungutan liar (Pungli) dari warga yang mengurus pencarian dana Bantuan Sosial Tunai (BST).

Penegasan Bupati ini disampaikan Bupati saat melakukan sosialisasi lima bantuan sosial di Aula Gereja GPI, Kampung Atsj, Distrik Atsj, Selasa (9/6).

Bupati mengatakan, ia akan mengawal penyaluran bantuan tersebut hingga sampai ke tangan keluarga penerima manfaat dari Kementrian Sosial dan bantuan dari dana desa.

“Untuk empat bantuan sosial tunai, yakni BST, PKH, BST Sembako, BST Kemensos dan BST APBD ini tidak dikhawatirkan, karena penyaluran dilakukan oleh Tim dari Pemda sesuai daftar nama kartu keluarga (KK) yang telah ada pemerintah terkait,”kasta Bupati.

Ia mengatakan, soal anggaran penyaluran bantuan sosial dari pemerintah pusat tidak melalui pemerintah daerah, tapi ditransfer langsung ke rekening masing-masing kampung di Bank Papua.

Soal penyaluran dana dari Bank, dijelaskan Bupati kepala kampung didampingi sekertaris, bendahara dan pendamping dana desa.

“Setelah pencairan, mereka juga bertanggung jawab untuk menyalurkanya kepada tedampak Covid-19,”tuturnya

Orang nomor satu di kota bertajuk di atas lumpur ini menghimbau kepada kepala kampung dan jajaran yang diberi tangungjawab agar tetap amanah menyalurkan bantuan sosial dari dana desa sesuai anggaran yang diberikan untuk masyarakat.

“Anggaran BST dana desa tahap I dibayar sebesar 600.000 rupiah,”ujarnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar