Bupati: IPM Asmat 2020 Naik 0,18 Point

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
SIDANG PARIPURNA | Suasana sidang paripurna DPRD Asmat. (Foto: Fagi/ Seputarpapua)
SIDANG PARIPURNA | Suasana sidang paripurna DPRD Asmat. (Foto: Fagi/ Seputarpapua)

ASMAT | Bupati Asmat, Papua, Elisa Kambu mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (PM) atau Human Development Index tahun 2020 meningkatkan sebesar 0,18 point.

Hal ini sampaikan Elisa, pada rapat paripurna pertama DPRD Asmat tahun 2021, di Gedung DPRD Asmat, Selasa (24/8/2021).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Asmat Youel Mangaprou, Wakil Ketua I Silvester Biakai, dan Wakil Ketua II Jasman Tumpu.

Hadir pula Kapolres AKBP Dhani Gumilar, kepala OPD, tokoh masyarakat, dan undangan terkait.

Empat materi sidang yang diparipurnakan, yakni pertama, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Asmat tahun anggaran 2021.

Kedua, Laporan Keterangan Pertangung Jawaban (LKPJ) kepala daerah tahun 2021.

Ketiga, LKPJ akhir masa jabatan Bupati Asmat tahun 2016-2020, dan keempat usulan penghapusan Barang Milik Daerah (BMD) tahun 2007 sampai dengan 2020.

Baca Juga:

Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan, keberhasilan pembangunan manusia di Asmat dilihat melalui peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index.

IPM tahun 2019 sebesar 50,37 point dan tahun 2020 sebesar 50,55 point.

“Ini menunjukan pertumbuhan IPM Asmat naik sebesar 0,18 point’,” kata Elisa.

IPM tahun 2020 mengalami kenaikan, seperti Angka Harapan Hidup (AHH), Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS) serta pengeluaran.

Elisa mengakui pula, kualitas pendidikan di Asmat juga perlu dikerjakan oleh semua pihak. Sebab, pendidikan adalah barometer dari salah satu kemajuan Kabupaten Asmat.

“Kita harus berjalan terus, dan mendorong kualitas pendidikan. Baik dari perbaikan
sisi kualitas SDM anak-anak, maupun terpenuhinya infrastruktur dasar di sekolah setempat,” ujar Elisa.

Di lain sisi, Wakil Ketua DPRD Asmat Silvester Biakai menambahkan, sidang paripurna pertama tahun 2021 telah dilakukan pada Kamis 5 Agustus 2021, tentang pembahasan dan penandatangan nota persetujuan rancangan akhir RPJMD 2021-2025..

“Sementara Selasa, 24 Agustus 2021, sidang untuk pembahasan 4 materi yang dimaksud,” jelas Silvester.

Silvester meminta kepada seluruh anggota dewan agar bersama-sama Pemda untuk membahas empat materi tersebut.

“Mari kita kerjakan tangungjawab kita dan dukung Pemda Asmat untuk semangat dalam menjalankan roda pemerintahan,” ujar Silvester.

Silvester menambahkan, DPRD juga mempunyai peran dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Asmat.

“Baik DPRD, pemerintah, dan elemen terkait lainya punya peran bersama dalam pembangunan,” pungkas Silvester.

Reporter: Faqi Difinubun
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Protokol Kesehatan Bandara Timika saat PON XX Papua 2021
Protokol Kesehatan Bandara Timika saat PON XX Papua 2021
Kisah Yulius Uwe - Pemegang Rekor Dasalomba Indonesia
Kisah Yulius Uwe - Pemegang Rekor Dasalomba Indonesia
Jelang PON XX Papua, Infrastruktur Kelistrikan di Mimika Rampung 100 Persen
Jelang PON XX Papua, Infrastruktur Kelistrikan di Mimika Rampung 100 Persen
Satu-satunya di Indonesia, GOR Biliar Timika Siap Dipakai pada PON XX Papua 2021
Satu-satunya di Indonesia, GOR Biliar Timika Siap Dipakai pada PON XX Papua 2021
Melihat Kemegahan GOR Futsal di Mimika Jelang PON XX
Melihat Kemegahan GOR Futsal di Mimika Jelang PON XX
Polisi dan Tim Medis di Timika Suntik Vaksin Pelaku Usaha di Tempat Jualan
Polisi dan Tim Medis di Timika Suntik Vaksin Pelaku Usaha di Tempat Jualan
Si Jago Merah Hanguskan 8 Ruko di Timika
Si Jago Merah Hanguskan 8 Ruko di Timika
Turnamen Bola volly Distrik Mimika Baru Memperingati HUT ke 76 Kemerdekaan RI
Turnamen Bola volly Distrik Mimika Baru Memperingati HUT ke 76 Kemerdekaan RI
Freeport Gelar Upacara HUT RI di Tembagapura, Presdir: Mari Merawat Indonesia
Freeport Gelar Upacara HUT RI di Tembagapura, Presdir: Mari Merawat Indonesia
4 Tahun Seputar Papua Menggoreskan Tinta
4 Tahun Seputar Papua Menggoreskan Tinta
Baca Juga