Bupati Merauke Ancam Tutup PT BIA Jika Tidak Lakukan Vaksinasi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Bupati Merauke Romanus Mbaraka.
Bupati Merauke Romanus Mbaraka.

MERAUKE | Bupati Merauke Romanus Mbaraka mengancam akan menutup PT Bio Inti Agrindo (BIA), jika perusahaan perkebunan sawit ini tidak melaksanakan vaksinasi terhadap ribuan karyawannya.

Hal itu ditegaskan Bupati Romanus ketika membuka acara penandatanganan perjanjian kerja sama pengurus unit kerja konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan manajemen PT BIA periode 2021-2023 di Swissbel Hotel Merauke, Kamis (21/10/2021).

“Manajemen PT BIA saya minta agar semua karyawannya divaksinasi. Kalau tidak vaksin, saya tutup (perusahaan). Kita jangan lengah terhadap persoalan Covid-19,” ujarnya.

Romanus berharap agar semua pihak, termasuk elemen swasta di Kabupaten Merauke memiliki komitmen bersama pemerintah daerah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah itu.

“Kemarin waktu PON XX, kita mampu buat Merauke minus kasus covid dengan angka di bawah 5 persen, dan hari ini sudah hampir mendekati nol,” kata dia.

Kasus Covid-19 tidak mengalami peningkatan dalam sebulan terakhir ini, kata dia, karena pemerintah daerah menggenjot vaksinasi kepada masyarakat. Yang mana persentasinya mencapai 75 persen.

“Karenanya semua karyawan wajib vaksin, kecuali ada yang penyakit bawaan. Di dunia, vaksin membuktikan angka covid langsung menurun. Merauke hari ini sudah nol dan vaksin kita sudah di atas 75 persen,” tuturnya.

Humas Kantor Perwakilan PT BIA Merauke, Erwan mengatakan perusahaan tersebut telah melaksanakan vaksin terhadap karyawan dan keluarganya. Untuk dosis pertama sebanyak 5.052 orang dan dosis kedua sebanyak 3.500 orang yang divaksin.

“Hari Minggu besok ini kita rencana untuk melanjutkan kegiatan vaksinasi dosis kedua. Jumlah karyawan PT BIA di atas 2000 orang,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan protokol kesehatan termasuk kegiatan vaksinasi di PT BIA berjalan dengan baik. Karyawan yang positif covid diwajibkan menjalani karantina mandiri.

“Tempat dan makanannya perusahaan siapkan selama pekerja menjalani karantina. Hak-haknya, termasuk gaji tidak dipotong. Tidak ada karyawan yang karena positif covid dipecat atau di-PHK,” tandasnya.

Reporter: Emanuel
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
530 Personil TNI Polri Berkeliling Kota Timika di Malam 1 Desember
530 Personil TNI Polri Berkeliling Kota Timika di Malam 1 Desember
TNI Polri Gelar Apel Siaga Nataru, Wakapolres Mimika: Masyarakat Harus Terus Aman
TNI Polri Gelar Apel Siaga Nataru, Wakapolres Mimika: Masyarakat Harus Terus Aman
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Baca Juga