Bupati Mimika Deklarasi Dukung DOB dan Otsus Jilid II

Bupati Mimika Eltinus Omaleng ketika berorasi pada deklarasi mendukung Otsus Jilid II dan pembentukan DOB, berlangsung di Mimika, Papua, Rabu (15/6/2022). (Foto: Kristin Rejang/ Seputarpapua)
Bupati Mimika Eltinus Omaleng ketika berorasi pada deklarasi mendukung Otsus Jilid II dan pembentukan DOB, berlangsung di Mimika, Papua, Rabu (15/6/2022). (Foto: Kristin Rejang/ Seputarpapua)

TIMIKA | Bupati Kabupaten Mimika menggelar deklarasi mendukung Daerah Otonom Baru (DOB) yakni pemekaran Provinsi Papua Tengah, dan mendukung kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) jilid II.

Kegiatan dilaksanakan di halaman Gereja Kingmi Marthen Luter Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Rabu (15/6/2022).

Deklarasi ini dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Mimika, jajaran paguyuban, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, tokoh perempuan, dan ormas-ormas lainnya.

Acara ini juga dilaksanakan dengan upacara bakar batu.

Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng dalam sambutannya, mengatakan mereka yang menghadiri deklarasi tersebut adalah yang menentukan masa depan anak-anak Papua.

“Hari ini kita menentukan nasib anak-anak kita dan itu kita harus paham, oleh karena itu semua harus mendukung,” serunya.

Bupati Eltinus menyatakan dirinya sebagai ketua Asosiasi Wilayah Mee Pago mengklaim tujuh kabupaten di Mee Pago mendukung DOB dan Otsus Jilid II.

“Warga Kabupaten Mimika siapa pun yang datang maupun tidak di tempat ini itu sah. Di Timika tidak ada yang tolak, semua dukung. Atas nama masyarakat Mimika saya bicara berarti alam sudah mendukung,” ungkapnya.

Ia berterima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo atas perhatian serius membangun Papua juga kepada Mendagri. Ia juga berterimakasih kepada pimpinan TNI/Polri yang senantiasa menjaga kamtibmas di Papua.

“Kami Bupati Mimika, Ketua DPRD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat,Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda Wilayah Adat mendukung penuh Meepago rekonsiliasi menuju Papua damai,” ungkapnya.

Selain itu, mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat tentang DOB dan menerima keputusan Mimika menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah.

“Mendorong sosialisasi keberlanjutan otonomi khusus demi kesejahteraan masyarakat Wilayah Adat Meepago. Mari kita bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah pusat yang sudah menetapkan pemekaran Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan Tengah dan Keberlanjutan Otonomi Khusus menuju Papua damai, sejahtera, bermartabat, dan menjadi tuan di negeri sendiri,” terangnya.

Selanjutnya, Bupati bersama dengan 16 perwakilan dari DPRD, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, agama dan lainnya melakukan penandatanganan deklarasi Mimika bersatu.

Poin dukungan yang ditandatangani adalah (1) Mendukung upaya penyelesaian konflik di Papua secara bermartabat demi tercapainya Papua damai (2) Mendorong penyelesaian masalah Papua secara rekonsiliasi dan restitusi menuju Papua yang aman (3) Mendukung Otsus Jilid II dan Pemekaran Papua Tengah.

reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.