Bupati Mimika: Freeport Masih Tutup Mata Melihat Anak-anak Papua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng

TIMIKA | Bupati Mimika, Papua, Eltinus Omaleng mengungkapkan hingga saat ini PT Freeport Indonesia tidak memperhatikan anak-anak Papua untuk di pekerjakan.

Hal ini Ia ungkapkan dihadapan Dirjen PHI dan Jaminan Sosial Kementerian Tenaga Kerja, Retno Isnaningsih saat menghadiri pelatihan hukum tenaga kerja di Kabupaten Mimika, Senin (8/3/2201).

Bupati mengungkapkan, jumlah pengangguran khususnya orang asli Papua (OAP) terlalu tinggi. Belum termasuk yang sudah menyelesaikan pendidikan sarjana di luar Papua bahkan di luar negeri.

“Anak-anak kami yang setelah selesai pulang sekolah S1 S2, tidak dapat kesempatan untuk mereka dapat lapangan kerja, tidak ada sama sekali. Indonesia harus perhatikan itu,” kata Bupati.

Ia mengakui, pemerintah, pengusaha hingga PT Freeport tidak pernah memberikan kesempatan kepada anak-anak putra daerah.

Pemerintah katanya sudah melakukan perekrutan bagi ratusan anak-anak Amungme dan Kamoro, namun juga tidak mampu masuk menjadi pegawai negeri.

Bahkan kata Bupati, posisi-posisi yang seharusnya bisa diisi oleh anak-anak Papua di perusahaan-perusahaan sudah diisi oleh orang lain.

Padahal masih banyak yang menempuh pendidikan di luar negeri mulai dari Uni Soviet, Amerika, Eropa dan negara-negara lainnya.

“Di Uni Soviet mereka juara 1 ibu, ranking pertama” katanya kepada Dirjen PHI, Retno.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga