Bupati Puncak Jelaskan Penyebab Meninggalnya Wagub Papua Klemen Tinal

Jenazah Wagub Papua Alm. Klemen Tinal saat disemayamkan di Pendopo, Rumah Negara Kabupaten Mimika. (Foto: Saldi Hermanto/SeputarPapua)
Jenazah Wagub Papua Alm. Klemen Tinal saat disemayamkan di Pendopo, Rumah Negara Kabupaten Mimika. (Foto: Saldi Hermanto/SeputarPapua)

TIMIKA | Bupati Puncak, Willem Wandik menjelaskan penyebab meninggalnya Wakil Gubernur Papua Alm. Klemen Tinal.

Dihadapan keluarga dan masyarakat yang memadati Pendopo Rumah Negara di Mimika, Wandik mengatakan, Klemen Tinal merupakan orang yang hebat dan luar biasa.

Ia begitu dihargai oleh negara karena sejumlah pejabat di negara ini datang untuk melihatnya ketika disemayamkan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Kedatangan para pejabat ini sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa-jasa beliau terhadap pembangunan di Papua.

“Karenanya, kita sebagai saudara, keluarga, kerabat, dan masyarakat harus juga menghargai pengorbanan beliau. Untuk itu masyarakat harus tetap tenang. Karena ini sebagai bentuk penghargaan terhadap almarhum,” kata Wandik di Pendopo, Minggu (23/5/2021).

“Saya bicara begini bukan marah, minta maaf, tapi saya sudah menganggap beliau (Almarhum Klemen Tinal) sebagai kakak yang membuka jalan politik saya dan kita semua. Mari kita hargai beliau yang sudah membuka jalan bagi adik-adiknya,” kata Wandik.

Wandik juga menyampaikan, masyarakat perlu tahu bahwa Klemen Tinal merupakan pejabat negara sehingga prosesi pemakaman masih menjadi tanggungjawab negara yang dilakukan sesuai protokol kenegaraan.

“Ini Wagub Papua dan merupakan orang kedua di Papua. Karenanya sekarang beliau disemayamkan di Pendopo Negara,” tuturnya.

“Kita harus menghargai jasa dan gaya beliau. Siapa yang tidak mengetahui gaya Almarhum Klemen Tinal ini. Kalau ada yang ribut begini mereka dia juga sedih,” jelasnya.

reporter : Mujiono
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.