Bus SDO Freeport Beroperasi, Kegiatan Tambang Diharap Kembali Pulih

Manager External Coorporate Communication PTFI, Kerry Yarangga. (Foto: Sevianto Pakiding/SP)
Manager External Coorporate Communication PTFI, Kerry Yarangga. (Foto: Sevianto Pakiding/SP)

TIMIKA | Manajemen PT. Freeport Indonesia telah menjawab tuntutan karyawan terkait jadwal Shift Day Off (SDO) kembali normal setelah pengaturan khusus di masa pandemi Covid-19.

Manajemen PTFI memperluas layanan bus pasca menerima tuntutan dari karyawan melalui aksi blokade jalan tambang di mile point 72, Tembagapura, Mimika, sejak Senin (24/8) hingga Jumat (28/8).

Konvoi perdana sekitar 15 unit bus SDO membawa 200an karyawan dari dataran tinggi Tembagapura ke Timika telah berlangsung pada Jumat (28/8) petang.

“Kami berharap (kegiatan tambang) segera normal,” kata Juru Bicara PTFI Riza Pratama ketika dikonfirmasi Seputarpapua.com dari Timika, Jumat malam.

Manager External Corporate Communication PTFI Kerry Yarangga memastikan, bus untuk melayani kebutuhan cuti karyawan telah beroperasi menyusul interoffice memo dikeluarkan oleh perusahaan.

“Setelah IoM (interoffice memorandum) dikeluarkan, puji Tuhan blokade jalan sudah dilepas dan bis telah dioperasikan untuk melayani kebutuhan cuti karyawan,” jelasnya.

Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang membantu sehingga ada kesepakatan yang baik antara manajemen PTFI dan para karyawan.

“Protokol kesehatan tetap diterapkan dalam rangka pencegahan Covid-19 sesuai IoM yang dikeluarkan. Tetap sehat dan produktif untuk keberlangsungan operasi PTFI,” pungkas Kerry Yarangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan