Cabor Para Atletik dan Renang Ciptakan Rekor Nasional Peparnas XVI Papua

Atlet para renang Riau M. Gerry Pahker pecahkan rekor nomor 50 meter gaya dada putra kelas S6 dengan catatan waktu 44.32 detik. (Foto: Yonri Revolt/Seputarpapu)
Atlet para renang Riau M. Gerry Pahker pecahkan rekor nomor 50 meter gaya dada putra kelas S6 dengan catatan waktu 44.32 detik. (Foto: Yonri Revolt/Seputarpapua)

JAYAPURA | Dua cabang olahraga yaitu para atletik dan renang mencatat rekor baru nasional di ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.

Rekor Cabor Para Atletik balap kursi roda 1.500 meter putri (T52-54) ditorehkan atlet DKI Jakarta, Maria Goreti Samiyati, dalam pertandingan di Stadium Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (8/11/2021).

Maria mencapai garis finis dengan catatan waktu 4:28.65 menit, yang sekaligus memecahkan rekor Peparnas XIV Riau 2012 oleh Awin Listyowati dengan catatan waktu 5:31.70 menit. 

Rekor baru Cabor Para Atletik lainnya di nomor 400 meter putra (T20), ditorehkan atlet Nusa Tenggara Barat, Zakaria, dengan catatan waktu 50.77 detik. 

Dengan catatan waktu tersebut mampu memecahkan rekor Peparnas XV Jawa Barat 2016 oleh Felypus Kolymau dari Nusa Tenggara Timur dengan catatan waktu 50.99 detik. 

Di hari yang sama juga tercipta dua rekor nasional paralimpik dari arena Akuatik Center, Komplek Stadium Lukas Enembe, Kampung Harapan, Sentani.

Atlet renang Jawa Tengah, Siti Alfiah, memecahkan rekor nomor 50 meter gaya dada putri kelas S6 dengan catatan waktu 52.44 detik, lebih cepat dari rekor sebelumnya 59.15 detik oleh Riyanti pada Peparnas Bandung 2016.

Kemudian, atlet renang Riau M. Gerry Pahker juga memecahkan rekor nomor 50 meter gaya dada putra kelas S6 dengan catatan waktu 44.32 detik.

Catatan waktu Gerry Pahker berhasil melampaui catatan waktu sebelumnya 48.02 detik oleh Toif Fauzi asal Jawa Tengah pada Peparnas Bandung 2016.

Sementara atlet renang tuan rumah Papua, Agnes M Yowei, juga berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga renang 100 Meter gaya bebas putri S9 dengan catatan waktu 1 menit 18,32 detik. 

Pelatih Kepala Para Atletik Kontingen Papua, Kurdi, mengatakan NPC Papua kini telah mengoleksi total 35 medali dari cabang olahraga atletik.

“Perolehan mendali sementara Cabor Atletik yaitu 12 emas, 11 perak, dan 12 perunggu ,” kata Kurdi.

Menpora Zainudin Amali mengatakan, terciptanya sejumlah rekor nasional menunjukkan kualitas atlet disabilitas Indonesia semakin baik. 

Ia berharap rekor tersebut memberi motivasi bagi masyarakat dan atlet normal. Menurutnya, atlet paralimpik atau disabilitas kini tidak kalah dengan atlet non disabilitas.

Peparnas XVI ini, lanjut dia, menjadi ajang mencari talenta baru untuk ditempatkan di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) NPC yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah. 

“NPC akan melihat mana mereka yang bisa ditempatkan di Pelatnas. Saya harap masyarakat semua, kita beri semangat. Kita dukung mereka setara dengan yang non disabilitas,” imbuh Menpora Amali.

reporter : Sevianto Pakiding
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.