Cegah Corona, Imigrasi Mimika Mulai Batasi Pelayanan Permohonan Paspor

Ilustrasi
Ilustrasi

TIMIKA | Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Papua saat ini mulai membatasi pelayanan keimigrasian. Pelayanan yang diterima hanya permohonan paspor yang bersifat mendesak atau darurat. Pelayanan ini mulai diterapkannya sejak ‘work from home’ (bekerja dari rumah) diberlakukan untuk instansi pemerintah.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Jesaja Samuel Enock melalui kepala seksi teknologi informasi keimigrasian, Dede Sulaiman mengatakan, saat ini pelayanan di kantornya mulai dibatasi. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Plt. Direktur Jenderal Imigrasi Nomor: IMI-GR.01.01-2114, tentang Pembatasan Layanan Keimigrasian Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Lingkungan Kantor Imigrasi.

“Untuk sementara, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika terhitung sejak 24 Maret 2020 – 5 April 2020, hanya melayani permohonan Paspor yang bersifat ‘emergency’ (mendesak) dan hanya melayani pengambilan Paspor,” kata Dede melalui pesan singkatnya yang diterima seputarpapua.com, Selasa (23/3).

Kata dia, mendesak yang dimaksudkan apabila permohonan paspor tersebut untuk orang sakit, yang tidak bisa ditunda penanganannya atas rujukan dokter. Selain itu, orang dengan kepentingan lain yang memang tidak dapat ditunda.

Meski demikian, pihaknya menyediakan nomor layanan bagi masyarakat yang membutuhkan informasi keimigrasiaan, yakni dapat menghubungi melalui pesan Whatshapp di nomor 0811 4911 221.

“Pembatasan sementara layanan paspor semata-mata untuk mengurangi penyebaran virus corona disekitar kita,” ujarnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.