Cerita Atlet Papua Yulius Uwe, ‘Superman’ Penjaga Arena Atletik Timika

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
LARI | Yulius Uwe di Arena Atletik Sport Complex (MSC) yang dibangun PT Freeport Indonesia. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)
LARI | Yulius Uwe di Arena Atletik Sport Complex (MSC) yang dibangun PT Freeport Indonesia. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)

Pria kumis tipis dan sudah beruban itu menceritakan, selepas dari bangku Sekolah Menengah Pertama di Kokonao, ia melanjutkan pendidikan ke Sekolah Guru Olahraga (SGO) Jayapura, Slsetara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) waktu itu.

Saat berguru di SGO, Ulis sering melihat para atlet senior berlatih dan bercengkerama sesama atlet. Ia pun terpikir menjadi atlet.

“Awalnya saya itu atlet tinju. Lalu mau jadi pemain sepakbola. Tapi karena di sepakbola banyak saingan, pelatih minta saya masuk ke dasalomba,” ujar Ulis.

Dari keinginannya itu, Ulis mulai serius berlatih lempar lembing dan lompat jauh. Sesekali dirinya sempatkan untuk bermain boli voli dan sepak bola.

 

 

Melihat kemampuannya di cabang atletik, Ulis mulai dilirik sang pelatih. Sehingga saat naik ke kelas 2, dirinya mulai fokus latihan dan sempat mengikuti tes lompat jangkit di Solo, Jawa Tengah pada tahun 1983, saat itu bertepatan dengan peresmian Stadion Sriwedari.

“Kemudian tahun 1984 mengikuti kejuaraan nasional tingkat junior dan berhasil memecahkan rekor. Saat itulah awal mula saya ikut beberapa even, karena sudah ditarik ke Pelatnas Atletik Indonesia,” ujarnya.

Usai evaluasi belajar tahap nasional (Ebtanas) atau sekarang Ujian Nasional (Unas), Ulis berangkat ke Arizona, Amerika Serikat untuk mengikuti training persiapan SEA Games XIII di Bangkok, Thailand pada tahun 1985.

Di SEA Games Bangkok Ulis harus menghadapi atlet-atlet dari beberapa negara tetangga, seperti Thailand, Filipina, Malaysia, Myanmar, dan Kamboja.

“Lawan terberat saat itu adalah atlet dari dua negara, Thailand sama Malaysia. Namun dengan niat dan percaya diri, serta dukungan dari pelatih saya mampu meraih medali emas dan memecahkan rekor dengan perolehan nilai 6746,” katanya.

Reporter: Yonri
Editor: Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Baca Juga