Claus Wamafma: Pengiriman Tailing Freeport Tentu Berkoordinasi dengan Pemerintah

EVP Community Relations & Community Development PTFI Claus Wamafma
EVP Community Relations & Community Development PTFI Claus Wamafma

TIMIKA | EVP Community Relations & Community Development PTFI Claus Wamafma memastikan, dalam setiap pengiriman tailing yang dihasilkan dari pertambangan PT Freeport Indonesia tentu berkoordinasi dengan pemerintah.

Disamping itu, kata Claus, untuk permintaan dan pemanfaatan pasir sisa tambang ini, ada beberapa mekanisme yang harus dilakukan, meski tidak menjelaskan secara detail mekanisme apa yang dimaksudkan.

“Jadi ada beberapa mekanisme yang dilakukan, dan itu tidak ada masalah pasti kami respon. Dan semua pengiriman tailing ke daerah, pastinya kami berkoordinasi dengan pemerintah,” kata Claus kepada wartawan di Timika, Jumat (12/2/2021).

Claus menjelaskan, operasi tambang yang dilakukan oleh PT Freeport Indonesia ini dimulai dengan proses dan standar yang harus diikuti, salah satunya adalah analisis dampak lingkungan (Amdal).

Amdal sendiri merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki dalam menjalankan operasi tambang.

“Jadi untuk pengoperasian tambang ini ada beberapa hal yang harus kami penuhi, khususnya menyangkut Amdal,” katanya.

IKLAN-TENGAH-berita

Khusus menyangkut tailing, kata Claus, ada beberapa pilihan untuk pengelolaannya. Tentunya pilihan tersebut berdasarkan studi kelayakan yang sudah dilakukan.

Misalnya, penggunaan aliran sungai untuk mengirimkan atau membuang tailing ke laut dalam.

“Jadi kami memiliki beberapa pilihan untuk mengelola tailing saat itu, apakah menggunakan pipa untuk mengalirkan tailing ke laut dalam atau bagaimana,” kata Claus.

Prev1 of 3

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar