CPNS Kuota 600 yang Dinyatakan Lulus akan Dievaluasi

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob saat menyapa para honorer dalam apel pagi, di kantor Puspem, Senin (26/9/2022). (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob saat menyapa para honorer dalam apel pagi, di kantor Puspem, Senin (26/9/2022). (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Plt. Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob mengatakan pihaknya akan mencoba mengevaluasi CPNS kuota 600 di Mimika.

Saat memimpin apel di Halaman Sentra Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (26/9/2022), Johannes Rettob mengatakan selama ini honorer selalu berteriak (berdemo) karena ada yang salah di pemerintahan.

“Honorer berteriak, ada yang tidak sesuai dengan permintaan pusat misalnya bisa punya SK 5 tahun bahkan 8 tahun siapa yang bertanggung jawab, pimpinan OPD pasti. Atau jangan-jangan ada yang tiru tandatangan. Ini penipuan, itu pidana namanya. Sehingga
Kita perbaiki dengan baik tidak ada lagi tipu-tipu,” ungkapnya dalam apel, Senin (26/9/2022).

Usai apel kepada wartawan, Johannes Rettob mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi sesuai dengan syarat yang diminta oleh pemerintah pusat.

“Kita akan evaluasi, kita lihat kambali kalau tidak pantas menjadi K2 yah dicoret toh,” katanya.

Selain itu beredar informasi bahwa 600 kuota tersebut sudah mengantongi NIP, namun Johannes membantah informasi tersebut.

“Informasi NIP itu, jangan mendengar isu terlalu banyak dari luar, belum ada formasi mengenai NIP itu,” pungkasnya.

Honorer yang tergabung dalam Aliansi Honorer Mimika selalu melakukan aksi demo damai agar Pemkab Mimika bisa memperbaiki yang dianggap cacat hukum tersebut. Namun hingga kini belum mendapatkan titik terang.

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.