Curanmor Masih Marak di Timika, Polisi Sebut Modus Pelaku Bukan ‘Gaya Lokal’

ILUSTRASI | Barang bukti sepeda motor hasil pengungkapan kasus curanmor di Timika, Papua. (Foto: Saldi/Seputarpapua)
ILUSTRASI | Barang bukti sepeda motor hasil pengungkapan kasus curanmor di Timika, Papua. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika, Papua, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar menyebut kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayahnya masih marak terjadi.

Iptu Bertu mengatakan, tidak tanggung-tanggung pada awal tahun 2022 ini setidaknya puluhan unit sepeda motor dilaporkan hilang.

Ironisnya, sepeda motor yang dicuri rata-rata karena kelalaian pemiliknya sendiri. Misalnya ketika parkir, korban kerap meninggalkan kunci kontak tergantung, apalagi jika parkir di sembarangan tempat.

Meski begitu, Ia menyebut curanmor merupakan kasus biasa dan terjadi di semua daerah. Hanya saja, kali ini pelaku atau pemainnya tidak hanya dari dalam kota Timika, melainkan sudah ada pemain dari luar daerah yang masuk dan menggunakan cara-cara tidak seperti biasanya.

“Banyak pelaku itu berasal dari luar daerah, datang ke Timika. Caranya itu bukan cara orang Timika. Maksudnya, itu gaya-gaya orang luar yang dibawa ke Timika,” ungkap Iptu Bertu yang ditemui di ruang kerjanya, di Mapolres Mimika, Kamis (20/01/2022).

“Caranya bukan lihat motor terus patah stang, itukan biasa, pakai kunci T juga, kan biasa. Ini dia sudah punya tim, dia ajak ngobrol orang. Itu gaya-gaya pemain luar,” lanjutnya.

Pihak kepolisian, kata dia, telah berupaya memburu para pelaku curanmor. Polisi juga melakukan pendataan kendaraan yang hilang dicuri untuk ditindaklanjuti hingga kendaraan ditemukan atau pelaku ditangkap.

“Supaya nanti misalkan tidak dapat pelaku, minimal kita dapat motornya. Itukan nanti bisa dikembalikan ke korban,” katanya.

reporter : Saldi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.