Daftar Ketum Pertina, Bupati Mamteng Siap Kembalikan Kejayaan Tinju Papua

SERAHKAN BERKAS | Ricky Ham Pagawak ketika menyerahkan berkas sebagai calon Ketum Pertina Papua. (Foto: Vidi/SP)
SERAHKAN BERKAS | Ricky Ham Pagawak ketika menyerahkan berkas sebagai calon Ketum Pertina Papua. (Foto: Vidi/SP)

JAYAPURA | Ricky Ham Pagawak yang kini menjabat Bupati Mamberamo Tengah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Papua, di Kantor KONI Papua, Senin (16/11).

Pendaftaran RHP panggilan singkatnya diterima langsung oleh tim penjaringan yang beranggotakan 5 orang tersebut, yakni Rahmad Marimbun sebagai Ketua Panitia Penjaringan didampingi Benny Yerisetouw, Lambert Logo, Apolos Kurni, dan Jack Anderi.

Dalam keterangannya kepada media, pendaftarannya menjadi Ketua Pengprov Pertina Papua untuk bertekad besar mengembalikan kejayaan dunia tinju Papua.

Sebab menurutnya, tinju Papua merupakan harkat dan martabat orang Papua yang dulunya sangat ditakuti di dunia olahraga tinju.

“Saya punya keinginan besar untuk siap melaksanakan amanat itu. Intinya bukan hanya sekadar mengawal para petinju di PON XX, namun kita harus menyiapkan anak Papua untuk melanjutkan kejayaan petinju Papua di masa lalu,” katanya.

RHP bertekad dengan kepemimpinannya, para atlet dipersiapkan saat ini dipastikan akan mendapatkan medali emas di PON maupun kejuaraan olahraga lainnya, sehingga masyarakat Indonesia bisa mengakui bahwa orang Papua masih memiliki petinju-petinju handal dan berkualitas.

IKLAN-TENGAH-berita

“Itu tekad saya sudah cukup lama, apalagi dengan atlet yang sudah disiapkan ini saya berharap dapat medali emas dan negara Indonesia bisa mengakui orang Papua lewat olahraga tinju. Itu yang membuat saya terdorong maju sebagai anak Papua punya kewajiban membesarkan olahraga tinju di Papua,” ujarnya.

Disinggung ada bakal calon lain yang juga mendaftarkan diri apakah optimis bisa memenangkan jabatan itu, RHP mengaku bukan menyoal tentang ketua pengprov tinju, namun melainkan bisa memajukan olahraga tinju, seperti petinju nasional milik Papua Carol Renwarin, Apolos Kurni dan Beni Maniani.

“Saya rasa dalam Musda nanti Pertina daerah akan melihat, saya bukan hanya ingin mendapatkan jabatan, namun bagaimana tentang membesarkan olahraga tinju Papua di masa-masa dulu. Mereka (petinju) dulu setiap kejuaraan pasti mendapatkan medali emas, tapi sekarang sudah tenggelam dan harus kembalikan itu bahwa Indonesia tau kalau Papua punya petinju hebat masih sampai saat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Penjaringan Apolos Kurni mengatakan bahwa RHP merupakan balon pertama yang mendaftar menjadi ketua Pertina Papua, dimana pendaftaran ini juga sudah disampaikan kepada seluruh kabupaten/kota di Papua.

“Berkasnya beliau sudah ada pada kita, visi dan misi sudah juga diterima tim penjaringan. Ini setiap pendaftaran untuk balon ketum masing-masing disalurkan kepada 29 kabupaten/kota dan persyaratan itu diberikan uang senilai Rp50 juta untuk masuk dalam iuran pembinaan organisasi, kalau tidak jadi ketum akan pasti dikembalikan,” pungkasnya.

 

Reporter: Vidi
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar