Dara Bermahkota Terindah di Dunia Ada di Papua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Burung Mambruk, burung cantik asli Papua. (Foto: WIKIPEDIA)
Burung Mambruk, burung cantik asli Papua. (Foto: WIKIPEDIA)

TIMIKA | Pernah ingat uang logam pecahan Rp25 terbitan Bank Indonesia tahun 1971? Di salah satu bagian keping berbahan nikel itu terdapat gambar seekor burung dengan mahkota unik di atas kepalanya. Di dunia nyata, satwa ini hidup di hutan dataran rendah bagian selatan Papua, namanya mambruk atau dara mahkota.

Mereka adalah salah satu di antara 650 spesies burung asal Papua serta bagian dari 1.812 jenis burung di Nusantara, menurut data organisasi Burung Indonesia pada 2021.

Ada tiga spesies mambruk, burung dalam keluarga merpati dan dara (Columbidae) yang seluruhnya endemik Papua. Yuk kita berkenalan dengan ketiganya.

Spesies pertama dikenal sebagai mambruk selatan dengan nama ilmiahnya Goura scheepmakeri dan dunia internasional menyebutnya southern crowned pigeon.

Ciri khas mambruk selatan adalah warna biru keabu-abuan dengan jambul rumit seperti renda biru. Iris matanya berwarna merah dan bulu dada merah marun gelap. Inilah burung paling indah di dunia, menurut para pakar ilmu burung atau ornitologi.

Mengutip situs Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, burung ini merupakan merpati darat terbesar. Di mana baik jantan maupun betina memiliki ukuran dan bentuk yang hampir sama, akan tetapi jantan biasanya berukuran lebih besar. Ukuran rata-ratanya adalah panjang 70 sentimeter dan berat 2.250 gram.

Burung mambruk selatan masih memiliki dua subspesies lagi dibedakan berdasarkan warna bulu bahu dan perut, yakni Goura scheepmakeri sclateri dengan bahu merah marun dan perut biru-abu-abu serta hidup di barat daya Papua. Lainnya adalah ras Goura scheepmakeri scheepmakeri dengan bahu biru-abu-abu dan bagian bawah merah marun dan dapat ditemui di tenggara Papua.

Mambruk selatan hanya dapat ditemukan di hutan Kampung Fanamo, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, berdasarkan data lapangan yang diperoleh tim Balai Taman Nasional Lorentz, pada 2016.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Baca Juga