Demokrat Papua: Ada Oknum Polisi Datangi DPC Mimika Tanya Soal KLB Deli Serdang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Plt Sekjen DPD Partai Demokrat Papua, Boy Markus Dawir (tengah). (Foto: Dok DPD Demokrat Papua)
Plt Sekjen DPD Partai Demokrat Papua, Boy Markus Dawir (tengah). (Foto: Dok DPD Demokrat Papua)

TIMIKA | Plt. Sekjen Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua, Boy Markus Dawir, meminta Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri agar mengintruksikan jajarannya berhenti mendatangi kantor DPC Demokrat di 29 kabupaten/kota di Papua.

Hal ini disampaikan Boy Dawir kepada Seputarpapua.com saat dihubungi via telepon dari Timika, pada Kamis (11/3/2021).

Dawir mengungkapkan bahwa pagi tadi Ketua DPC Partai Demokrat Mimika, Pieter Yan Magal, melaporkan kepadanya via WhatsApp (WA) bahwa Kantor DPC Demokrat Mimika kedatangan oknum petugas dari Polres Mimika dan menanyakan terkait KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Jadi itu permintaan saya kepada pihak Polda Papua. Kapolda supaya segera menginstruksikan seluruh jajaran di seluruh Polres dalam wilayah Polda Papua,” kata Boy Dawir.

Dawir juga meminta Ketua DPC Demokrat Mimika membuat surat resmi untuk disampikan ke DPD berkaitan kedatangan petugas Polres Mimika ke kantor DPC. Hal itu dimaksudkan untuk sebagai laporan DPD ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta.

“Saya tadi pagi dapat WA dari ketua DPC, pak Piet Magal, kalau pihak kepolisian Polres Mimika ada datangi kantor beliau. Jadi saya ada minta beliau untuk bikinkan surat resmi untuk laporkan ke kita di provinsi untuk kita teruskan ke DPP,” katanya.

Menurutnya, pihak kepolisian di Papua seharusnya mengetahui bahwa Demokrat Papua telah menolak hasil KLB di Deli Serdang yang menetapkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai ketua umum.

“Jadi sikap kita begitu, tetap AHY ketua umum yang sah. Yang berikut, Papua tidak ada yang berangkat baik DPD maupun 29 DPC mengikuti kegiatan itu,” katanya.

“Yang terakhir, mari kita sama-sama menjaga keamanan ketertiban daerah. Jadi, pihak kepolisian juga, sikap kita seperti itu. Pihak kepolisian juga harus tahu bahwa Demokrat Papua tolak, jadi tidak usah datang lagi untuk minta (informasi,red) ke DPC-DPC kita yang ada di 29 daerah,” pungkasnya.

Sementara itu terkait kedatangan oknum anggota Polres Mimika ke Kantor DPC Partai Demokrat Mimika, Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan.

 
Reporter: Saldi Hermanto
Editor: Batt
Berita Terkait
Baca Juga