Diduga Kompor Meledak Penyebab Kebakaran Barak Pegawai Pemkab Nduga, 1 Orang Diamankan

Olah TKP | Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kejadian kebakaran bangunan barak pegawai dan koperasi Pemkab Nduga, Papua. (Foto: Humas Polda Papua)
Olah TKP | Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kejadian kebakaran bangunan barak pegawai dan koperasi Pemkab Nduga, Papua. (Foto: Humas Polda Papua)

TIMIKA | Kebakaran hebat melanda barak pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nduga, Papua, pada Selasa malam, 26 April 2022.

Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat kompor minyak meledak dan menghanguskan bangunan barak berikut koperasi milik Pemkab Nduga.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangannya yang diterima Seputarpapua.com, Rabu malam (27/4/2022), menyampaikan bahwa saat ini peristiwa tersebut sedang didalami oleh pihak kepolisian setempat.

“Kasus ini masih didalami oleh Polres Nduga,” kata Kombes Kamal.

Personel gabungan dari Polres Nduga dan Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz telah merespon ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP guna mengetahui lebih pasti penyebab terjadinya kebakaran.

Bahkan, kepolisian setempat sudah mengamankan satu orang berinisial M, lantaran yang bersangkutan mengaku sebagai pelaku pembakaran tersebut.

“Kita masih lakukan pendalaman. Belum bisa mengonfirmasi dia (M) pelakunya atas pengakuannya. Indikasi tadi malam itu karena kompor meleduk. Tapi karena ada pengakuan ini, jadi kami masih mendalami,” jelas Kamal.

Sementara itu informasi lain diperoleh Seputarpapua.com, yangmana peristiwa kebakaran ini diketahui terjadi sekitar 21.10 WIT di Distrik Kenyam.

Sebelum kebakaran hebat terjadi, sempat terdengar suara ledakan yang diikuti kobaran api pada barak pintu ke dua yang berada dibelakang Koperasi Pemkab Nduga.

Berselang beberapa saat kemudian, para pegawai berhamburan keluar barak untuk mengamankan diri, dengan membawa barang-barang berharga yang bisa diselamatkan.

Sekitar pukul 21.30 WIT api mulai merambat ke seluruh barak pegawai hingga bangunan koperasi. Masyarakat sekitar berupaya memadamkan api menggunakan 2 unit mesin penyedot air dan alat seadanya untuk mencegah api merambat ke bangunan yang berada di sekitar barak pegawai.

Sekitar pukul 23.30 WIT api berhasil dipadamkan, namun sudah menghanguskan bangunan barak yang berjumlah 24 pintu dan bangunan koperasi.

Saat ini sekitar 100an pegawai yang menempati barak tersebut mengungsi ke rumah-rumah kelurga dan kerabat yang ada.

Terkait satu orang yang diamankan, Kapolres Nduga, AKBP Komang Budhiarta yang dikonfirmasi dari Timika mengatakan, menurut keterangan keluarga M bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dari warga, diduga pelaku ini diamankan di Polres dan didampingi oleh keluarga, Ketua DPRD dan para pemuda,” katanya.

Karena itu, terkait benar dan tidaknya pengakuan M bahwa ia yang melakukan pembakaran, kata Kapolres, sementara masih didalami.

“Satgas mengamankan terduga pelaku berinisial M ke Polres untuk dilaksanakan interograsi dan pendalaman kejadian. Karena M mengakui telah melakukan pembakaran tersebut. Namun pihak keluarga menyampaikan jika M ini mengalami gangguan jiwa,” ungkapnya.

 

reporter : Saldi
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.