Diduga Tak Memiliki Ijin Masuk, Pesawat Air Nugini Ditahan di Bandara Sentani

BANDARA | Pesawat cargo jenis Foker 100 milik Air Nugini (warna putih) saat berada di Bandara Sentani. (Foto: Fnd/SP)
BANDARA | Pesawat cargo jenis Foker 100 milik Air Nugini (warna putih) saat berada di Bandara Sentani. (Foto: Fnd/SP)

SENTANI | Pesawat cargo jenis Foker 100 milik Air Nugini dengan nomor registrasi P2-ANH ditahan di Bandara Sentani pada Kamis (4/5) siang.

Pesawat tersebut mendarat di Bandara Sentani sekitar pukul 12.30 WIT dengan membawa cargo berupa vanilli seberat 5 ton dari Negara Papua New Guinea.

Namun, karena belum mendapat izin dari Pemerintah Provinsi Papua, maka saat ini crew pesawat belum melakukan bongkar muat barang. Bahkan crew pesawat belum diijinkan turun dari pesawat.

Pelaksana Tugas (PLT) Sekda Provinsi Papua, Ridwan Rumasukun yang dikonfirmasi melalui telepon seluler mengaku, bahwa pihaknya belum menerima surat izin masuk dari maskapai tersebut ke wilayah Papua.

“Sampai saat ini Pemerintah Provinsi Papua belum menerima ijin masuk, karena kalau ada surat maka harus saya yang tandatangani,” katanya ketika dikonfirmasi Kamis (4/5) sore.

Menurutnya, pesawat tersebut harusnya memiliki izin masuk sebelum terbang ke wilayah Papua.

“Harusnya punya izin dulu baru masuk ke Papua karena ini sudah lintas negara. Ini bukan antar provinsi atau kabupaten sehingga seenaknya masuk,” akunya.

Bahkan, Ridwan meminta agar pesawat tersebut segera kembali ke negara asal dengan membawa muatan cargo.

“Kalau tidak ada izin, maka silahkan bawa pulang barangnya kembali,” tegasnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar