Dinas Pendidikan Mimika Paparkan Jumlah Sekolah Gunakan Tiga Sistem Belajar

Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Jenny Usmani. (Foto: Anya Fatma/SP)
Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Jenny Usmani. (Foto: Anya Fatma/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pendidikan masih menerapkan sistem belajar di rumah.

Ada tiga metode yang dilakukan dalam sistem belajar di rumah, yakni Google Classroom, WhatsApp dan guru kunjung yang mulai berlaku 20 Juli.

Kepala Dinas Pendidikan, Jenny Usmani mengatakan, berdasarkan pendataan yang dilakukan, untuk tingkat TK/Paud berjumlah 104 sekolah, diantaranya 17 sekolah negeri dan 87 sekolah swasta.

Secara keseluruhan jumlah peserta didik sebanyak 5629 siswa. dimana yang melaksanakan sistem daring 56 sekolah, luring 22 sekolah dan 26 sekolah melaksanakan guru kunjung.

Sedangkan untuk pendidikan kesetaraan berjumlah 22 PKBM dengan jumlah peserta didik 3791. 12 PKBM melaksanakan metode daring dan 10 PKBM melaksanakan guru kunjung.

Untuk tingkat SD ada 136 sekolah terdiri dari 61 sekolah negeri, 72 sekolah sekolah swasta dan 3 Madrasah Ibtidaiyah dengan jumlah siswa 34.932.

Jenny memaparkan, untuk bidang SD yang menggunakan model pembelajaran Google Classroom sebanyak 10.477 peserta (30 %), WhatsApp 7.514 (21,5 %), dan guru kunjung sebanyak 16,942 (48,5 %).

Tingkat SMP, berjumlah 58 sekolah yang terdiri dari 58 sekolah yang terdiri dari 29 sekolah negeri, 28 swasta dan Madrasah Tsanawiyah 1 sekolah dengan total jumlah siswa SMP sebanyak 10.244.

Dengan model pembelajaran yang digunakan Google Classroom sebanyak 2.353 peserta didik (23%), WhatsApp 4.270 peserta didik (41.7%) dan Guru Kunjung 3.621 peserta didik (35.3%).

Jenny menyimpulkan, jumlah peserta didik formal (TK/PAUD, SD, SMP) adalah 50.805, jumlah peserta didik nonformal (PKBM) adalah 3.791, Jumlah total peserta didik adalah 54,596.

“Pembelajaran tatap muka di Kabupaten Mimika akan diberlakukan apabila sudah ada ijin dari Bupati, Satuan pendidikan sudah memenuhi persyaratan protokol kesehatan dan siap melakukan pembelajaran tatap muka,” katanya dalam acara launching pembukaan tahun ajaran baru 2020/2021 di SMP Negeri 2 Mimika, Senin (21/7).

Jenny menuturkan, di masa Pandemi ini, sebagai Kepala Dinas Pendidikan ia tentu tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan warga sekolah.

Pembelajaran dari rumah akan terus berlanjut jika belum ada instruksi dari Bupati Mimika dan juga sekolah belum mampu menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Semua warga sekolah wajib taat instruksi yang disampaikan bapak Bupati,” katanya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Mimika dan seluruh pihak yang telah mendukung pendidikan dalam rangka menuju Mimika Cerdas.

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Misba Latuapo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar