Dinas Perikanan Mimika Sewakan Lahan untuk Bangun SPBN Mudahkan Nelayan

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Mimika menyiapkan lahan seluas 50×100 untuk membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) bersubsidi dan non subsidi.

Dijelaskan semua masih dalam proses sebab pihak Dinas Perikanan hanya menyiapkan lahan sementara pembangunan dilakukan oleh pihak ketiga.

“Semua masih dalam proses tapi itu ranahnya pihak ketiga, kita hanya menyiapkan lahan saja,” kata Kepala Dinas Perikanan, Antonius Welerubun ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/7/2022).

Dikatakan SPBN nantinya akan dibangun di PPI Pomako. Dimana pihak ketiga menyewa lahan milik Pemkab dan nantinya dana sewa lahan akan masuk menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain menyiapkan lahan, Dinas Perikanan juga memberikan rekomendasi kepada pihak ketiga yang mau membuka SPBN sesuai dengan aturan yang ada.

“Nantinya pihak ketiga sendiri yang mengurus lanjut ke provinsi, kemudian ke kementerian perikanan baru ke BP Migas, jadi prosesnya panjang dan memang memakan waktu cukup lama,” ujarnya.

Dijelaskan SPBN ini sangat dibutuhkan bagi para nelayan mengingat tempat pembelian BBM yang jaraknya jauh, bahkan nelayan pun harus meminta rekomendasi ke Dinas Perikanan sebelum membeli BBM.

“Kita punya nelayan kasihan mereka mau beli BBM di SPBU harus minta rekomendasi dari kami terus, jaraknya juga cukup jauh, susah sekali memang, sehingga SPBN harus ada di PPI sehingga memudahkan para nelayan,” pungkasnya.

 

reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.