seputarpapua.com

Dinas Perindustrian di Asmat Musnahkan Produk Kedaluwarsa

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PEMUSNAHAAN | Ratusan produk makanan dan minuman kedaluwarsa dimusnahkan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Asmat, Jumat (30/4/2021). (Foto: Fagi/ Seputarpapua)
PEMUSNAHAAN | Ratusan produk makanan dan minuman kedaluwarsa dimusnahkan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Asmat, Jumat (30/4/2021). (Foto: Fagi/ Seputarpapua)

ASMAT | Ratusan produk makanan dan minuman kedaluwarsa dimusnahkan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Asmat.

Pemusnahan produk berkedaluwarsa dilakukan di halaman kantor dinas tersebut, pada Jumat (30/4/2021).

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Asmat, Pieter Dallung mengatakan produk yang dimusnahkan ini disita dari sejumlah toko dan kios di Kota Agats.

“Barang kedaluwarsa ini hasil razia pada sejumlah toko dan kios di Kota Agats yang dilakukan pada dua minggu lalu,” kata Pieter.

Adapun produk yang dimusnahkan, diantaranya susu kaleng, makanan ringan, bumbu dapur, minuman kemasan botol plastik, dan lain sebagainya.

Pieter mengaku, pengawasan akan terus dilakukan pihaknya terhadap produk berkedaluwarsa yang dijual pada toko maupun kios.

Pengawasan tidak hanya di Kota Agats yang merupakan ibukota Kabupaten Asmat, tetapi diseluruh distrik.

“Bukan hanya di Kota Agats saja yang kami awasi, tetapi pemantaun juga dilakukan di sejumlah distrik setempat,” ujarnya.

Tujuan pengawasan produk berkedaluwarsa untuk melindungi masyarakat atau konsumen, agar tidak mengkonsumsi produk yang sudah habis batas waktunya.

Apalagi kata Pieter, saat ini umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan yang tentunya sangat memerlukan berbagai bahan kebutuhan sembako.

“Maka itu harus diawasi agar saat belanja konsumen tidak kecewa terhadap para penjual,” tuturnya.

Pieter mengimbau kepada pemilik toko atau kios agar sesering mungkin mengecek tanggal kedaluwarsa dari produk yang dijualnya.

“Jika masanya sudah segera berakhir, maka produk tersebut segera ditarik agar tidak dibeli konsumen,” katanya.

Kepada konsumen, Pieter mengharapkan tetap menjadi konsumen yang cerdas, dengan selalu mengecek tanggal kedaluwarsa dari produk yang dibelinya.

“Jika sudah melewati tanggal kedaluwarsa agar barang tersebut tidak dibeli dan menyampaikan kepada pemilik atau penjual barang tersebut untuk menariknya, sehingga tidak merugikan pembeli atau konsumen lainnya,” pungkasnya.

Pemusnahaan produk kedaluwarsa juga diikuti Kabid Perdagangan Ahmad Tavip Gamawan dan staf setempat.

Reporter: Faqi Difinubun
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga