Dinkes Lakukan Screening Malaria untuk Seluruh Atlet PON yang Tiba di Mimika

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
SCREENING | Tim kesehatan dari Dinkes Mimika melakukan screnning malaria terhadap atlet dan ofisial dari kontingen Papua di klaster Mimika, Senin (6/9/2021). (Foto: Saldi/Seputarpapua)
SCREENING | Tim kesehatan dari Dinkes Mimika melakukan screnning malaria terhadap atlet dan ofisial dari kontingen Papua di klaster Mimika, Senin (6/9/2021). (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua, melakukan screening malaria terhadap seluruh atlet hingga ofisial yang mengikuti perhelatan PON XX Papua di klaster Mimika.

Proses screening malaria dilakukan tim kesehatan, Senin (6/9/2021), kepada kontingen Papua yang kini berada di Hotel Coreinn Kanguru Timika, Jalan Cenderawasih, Senin (6/9/2021).

Dalam proses ini, puluhan atlet berikut pelatih diperiksa malaria dengan menggunakan rapid diagnotic test malaria dan slide atau pemeriksaan menggunakan mikroskop.

Di mana dari hasil screening, misalnya dari 50 orang atlet dan ofisial, 10 persen diperiksa menggunakan slide atau mikroskop, yang sebelumnya semuanya terlebih dahulu diperiksa dengan rapid diagnotic test malaria.

Imelda Ohoiledjaan selaku Pengelola Program Malaria pada Dinkes Mimika mengatakan, proses screening malaria dilakukan terhadap semua atlet dan ofisial yang tiba di Mimika, hanya saja dibedakan berdasarkan daerah endemik malaria atau daerah asal suatu kontingen, apakah merupakan daerah endemik atau bukan.

“Jadi, kalau dia berasal dari daerah endemik, langsung diperiksa. Tetapi kalau berasal dari daerah bukan endemik, artinya sudah eliminasi malaria, berarti tujuh hari tinggal di Timika baru kita periksa,” kata Imelda yang ditemui Seputarpapua.com saat kegiatan screening malaria.

Bilamana hasil screening yang dilakukan terdapat atlet maupun ofisial positif malaria, maka saat itu juga langsung ditangani atau diterapi dengan tata laksana kasus.

Menurutnya, hal ini merupakan salah satu upaya dari Dinas Kesehatan agar atlet tidak menderita sakit sebelum bertanding maupun dalam kondisi sakit ketika bertanding.

Sekaligus juga merupakan upaya dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan PON XX Papua.

“Kemudian, jangan juga atlet dan ofisial pulang ke daerah asalnya yang kemungkinan daerah asalnya sudah eliminasi malaria, dia bawa kasus malaria dari sini. Jadi kalau ada yang positif, kami sudah siap dengan obat, langsung ditangani di hari itu juga,” pungkasnya.

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Indah Lupita Sari Sabet Emas Debut Pertamanya Atletik PON XX
Indah Lupita Sari Sabet Emas Debut Pertamanya Atletik PON XX
Agus Prayogo dari Jabar Rebut Medali Emas Kedua di Atletik
Agus Prayogo dari Jabar Rebut Medali Emas Kedua di Atletik
Warga NTT Nonton Amoreus Tarung Derajat di PON XX Bermodal Pulsa 5GB
Warga NTT Nonton Amoreus Tarung Derajat di PON XX Bermodal Pulsa 5GB
Kalahkan Sulsel, Basket Putri 5X5 Bali Bertemu Jatim di Final
Kalahkan Sulsel, Basket Putri 5X5 Bali Bertemu Jatim di Final
Baca Juga