Dinkes Lakukan Screening Malaria untuk Seluruh Atlet PON yang Tiba di Mimika

SCREENING | Tim kesehatan dari Dinkes Mimika melakukan screnning malaria terhadap atlet dan ofisial dari kontingen Papua di klaster Mimika, Senin (6/9/2021). (Foto: Saldi/Seputarpapua)
SCREENING | Tim kesehatan dari Dinkes Mimika melakukan screnning malaria terhadap atlet dan ofisial dari kontingen Papua di klaster Mimika, Senin (6/9/2021). (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua, melakukan screening malaria terhadap seluruh atlet hingga ofisial yang mengikuti perhelatan PON XX Papua di klaster Mimika.

Proses screening malaria dilakukan tim kesehatan, Senin (6/9/2021), kepada kontingen Papua yang kini berada di Hotel Coreinn Kanguru Timika, Jalan Cenderawasih, Senin (6/9/2021).

Dalam proses ini, puluhan atlet berikut pelatih diperiksa malaria dengan menggunakan rapid diagnotic test malaria dan slide atau pemeriksaan menggunakan mikroskop.

Di mana dari hasil screening, misalnya dari 50 orang atlet dan ofisial, 10 persen diperiksa menggunakan slide atau mikroskop, yang sebelumnya semuanya terlebih dahulu diperiksa dengan rapid diagnotic test malaria.

Imelda Ohoiledjaan selaku Pengelola Program Malaria pada Dinkes Mimika mengatakan, proses screening malaria dilakukan terhadap semua atlet dan ofisial yang tiba di Mimika, hanya saja dibedakan berdasarkan daerah endemik malaria atau daerah asal suatu kontingen, apakah merupakan daerah endemik atau bukan.

“Jadi, kalau dia berasal dari daerah endemik, langsung diperiksa. Tetapi kalau berasal dari daerah bukan endemik, artinya sudah eliminasi malaria, berarti tujuh hari tinggal di Timika baru kita periksa,” kata Imelda yang ditemui Seputarpapua.com saat kegiatan screening malaria.

Bilamana hasil screening yang dilakukan terdapat atlet maupun ofisial positif malaria, maka saat itu juga langsung ditangani atau diterapi dengan tata laksana kasus.

Menurutnya, hal ini merupakan salah satu upaya dari Dinas Kesehatan agar atlet tidak menderita sakit sebelum bertanding maupun dalam kondisi sakit ketika bertanding.

Sekaligus juga merupakan upaya dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan PON XX Papua.

“Kemudian, jangan juga atlet dan ofisial pulang ke daerah asalnya yang kemungkinan daerah asalnya sudah eliminasi malaria, dia bawa kasus malaria dari sini. Jadi kalau ada yang positif, kami sudah siap dengan obat, langsung ditangani di hari itu juga,” pungkasnya.

reporter : Saldi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.