Dinkes Mimika Siap Rubah Rumah Guru di Banti Jadi Klinik Kesehatan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
KUNJUNGAN | Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra saat mengunjungi Kampung Banti 2, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)
KUNJUNGAN | Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra saat mengunjungi Kampung Banti 2, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)

TIMIKA | Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika berencana merubah rumah guru di Kampung Banti 2, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua menjadi Klinik Kesehatan Pratama.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra saat melakukan kunjungan ke Banti, Rabu (9/9/2021) mengatakan, perubahan ini dilakukan l untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan di Kampung Banti 1, Banti 2 dan Opitawak.

Untuk memastikannya, ia turun langsung ke Banti guna melihat bagaimana pelayanan kesehatan setelah tiga bulan lebih masyarakat kembali dari Timika pasca dievakuasi saat bakutembak TNI Polri dan KKB.

Tidak hanya fokus pada persiapan pelayanan kesehatan, ternyata kata Reynold Ubra, juga didapati 8 ibu hamil yang akan melahirkan diperiode akhir September sampai Desember 2021.

“Kami menempatkan tenaga dokter, analisis kesehatan, tenaga gizi, perawat, dan bidan. Sehingga, tenaga esensial di fasilitas kesehatan (faskes) di pos pelayanan kesehatan untuk tiga kampung sudah memenuhi syarat,” kata Reynold.

Kedepan untuk pos pelayanan kesehatan ini akan dijadikan Klinik Pratama, dengan memanfaatkan 3-4 rumah dinas guru yang tidak digunakan.

Rumah-rumah dinas guru ini akan dijadikan poliklinik, mulai dari poli kesehatan ibu dan anak, ibu hamil, dan tempat khusus untuk pasien TBC sehingga tidak bercampur dengan pasien umum lainnya.

“1-2 minggu nanti, kami
siapkan ruang gawat darurat. Sehingga apabila ada pasien yang jatuh atau sesak nafas bisa terlayani di sini, tidak harus dirujuk,” katanya.

Terkait pemanfaatan rumah dinas guru, kata Reynold, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan disampaikan ke Bupati.

“Kami manfaatkan fasilitas ini agar dimanfaatkan secara baik,” ujarnya.

Sementara untuk tenaga kesehatan, pihaknya akan menyiapkan 1 dokter, 7 bidan, 8 orang perawat, tenaga farmasi, ahli gizi dan laboratorium.

“Upaya ini sangat didukung oleh Pemerintah Distrik Tembagapura, dan kami terus melakukan koordinasi dengan PT Freeport Indonesia termasuk Direktur Rumah Sakit Tembagapura untuk pengoptimalan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Reporter: Mujiono
Editor: Mish
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Protokol Kesehatan Bandara Timika saat PON XX Papua 2021
Protokol Kesehatan Bandara Timika saat PON XX Papua 2021
Kisah Yulius Uwe - Pemegang Rekor Dasalomba Indonesia
Kisah Yulius Uwe - Pemegang Rekor Dasalomba Indonesia
Jelang PON XX Papua, Infrastruktur Kelistrikan di Mimika Rampung 100 Persen
Jelang PON XX Papua, Infrastruktur Kelistrikan di Mimika Rampung 100 Persen
Satu-satunya di Indonesia, GOR Biliar Timika Siap Dipakai pada PON XX Papua 2021
Satu-satunya di Indonesia, GOR Biliar Timika Siap Dipakai pada PON XX Papua 2021
Melihat Kemegahan GOR Futsal di Mimika Jelang PON XX
Melihat Kemegahan GOR Futsal di Mimika Jelang PON XX
Polisi dan Tim Medis di Timika Suntik Vaksin Pelaku Usaha di Tempat Jualan
Polisi dan Tim Medis di Timika Suntik Vaksin Pelaku Usaha di Tempat Jualan
Si Jago Merah Hanguskan 8 Ruko di Timika
Si Jago Merah Hanguskan 8 Ruko di Timika
Turnamen Bola volly Distrik Mimika Baru Memperingati HUT ke 76 Kemerdekaan RI
Turnamen Bola volly Distrik Mimika Baru Memperingati HUT ke 76 Kemerdekaan RI
Freeport Gelar Upacara HUT RI di Tembagapura, Presdir: Mari Merawat Indonesia
Freeport Gelar Upacara HUT RI di Tembagapura, Presdir: Mari Merawat Indonesia
4 Tahun Seputar Papua Menggoreskan Tinta
4 Tahun Seputar Papua Menggoreskan Tinta
Baca Juga