Direktur RSUD Jayapura Klarifikasi Soal Pasien Ditolak Rumah Sakit

drg. Aloysius Giyai. (Foto: Ist/SP)
drg. Aloysius Giyai. (Foto: Ist/SP)

JAYAPURA | Direktur RSUD Jayapura drg. Aloysius Giyai, MKes menegaskan pihaknya sama sekali tidak menolak pasien sebagaimana sorotan warga di Papua atas kematian salah seorang korban kecelakaan di Jayapura.

Sebelumnya di media sosial warga
menyoroti lima rumah sakit, termasuk RSUD Jayapura menolak pasien bernama Hanafi Rettob, yang mengalami kecelakaan tunggal di depan Bank Indonesia Jayapura, Selasa (22/6).

Selain RSUD Jayapura, terdapat empat rumah sakit lain yang disebut menolak pasien tersebut, yakni RS Provita Jayapura, RS Marthen Indey, dan RS Bhayangkara. Korban hanya diterima di RS Dian Harapan Waena, namun tak lama sesudah itu dinyatakan meninggal dunia.

“Saya sudah mendengar hal itu. Saya perlu jelaskan bahwa kami bukan menolak pasien, tapi kami minta dirujuk ke rumah sakit lain,” katanya di Jayapura, Rabu (24/6).

Ia memberi alasan saat itu ruangan Orthopedi yang menangani pasien korban kecelakaan ditutup sejak beberapa hari lalu.

“Ada perawatnya yang terpapar, semua petugasnya sedang kami isolasi semua. Jadi ruangan itu sedang kami sterilkan dengan disinfektan, baru kami buka,” kata Aloysius Giyai mengklarifikasi yang beredar di kalangan masyarakat.

IKLAN-TENGAH-berita

Ia menegaskan, tidak ada unsur kesengajaan dari petugas medis dalam insiden ini. Meski demikian, ia menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.

“Jadi bukan ditolak tapi kami sarankan ke rumah sakit lain. Tetapi kemarin saya sudah kumpulkan semua unit layanan bahwa ke depan, apapun kondisinya, tidak boleh ada penolakan pasien. Harus ditangani dulu. Ini jadi evaluasi bagi kami, semoga ada perbaikan ke depan,” kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Papua ini.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar