Disalahgunakan, BPBD Mimika Copot Ratusan Stiker “Izin Jalan”

Plt. Sekretaris BPBD Mimika, Lefinus Siahaya menunjukan stiker izin jalan. (Foto: Muji/SP)
Plt. Sekretaris BPBD Mimika, Lefinus Siahaya menunjukan stiker izin jalan. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA I Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua terpaksa mencopot stiker “Izin Jalan” ratusan kendaraan baik roda dua maupun roda empat karena disalahgunakan.

Plt. Sekretaris BPBD Mimika, Lefinus Siahaya mengatakan, sesuai instruksi Bupati Mimika Eltinus Omaleng, stiker diberikan kepada pihak-pihak yang bekerja pada sektor kesehatan, petugas logistik, penerbangan, keamanan dan petugas lain yang memiliki keterkaitan dalam upaya mendukung
penanggulangan Covid-19.

“Saya beri contoh seperti petugas di bandara, stiker diberikan kepada mereka supaya waktu jam pulang kerja jam 16.00 – 18.00 WIT, mereka mendapat akses lewat. Namun yang terjadi, kita temukan berkeliaran di atas jam 10 malam, itu bikin apa?,” jelas Lefinus saat dihubungi seputarpapua.com, Rabu (27/5) malam.

Ia menyayangkan, stiker “Izin Jalan” disalahgunakan untuk keperluan jalan-jalan di saat tidak beraktivitas. Padahal, seharusnya setelah pulang kerja, mereka harus berdiam diri di rumah.

“Banyak juga yang kita temukan kendaraan tersebut dipakai oleh keluarga dan saudara. Itu langsung kita copot stikernya dan minta pemilik kendaraan yang diberikan izin untuk menghadap BPBD,” jelas Lefinus.

Dia menuturkan, diberikanya stiker “Izin Jalan” bukan berarti bebas dari aturan pembatasan sosial pukul 14.00 WIT- 06.00 WIT pagi hari berikutnya.

Stiker itu hanya untuk memberikan akses jalan diatas jam yang telah ditentukan. Selebihnya kalau tidak beraktivitas, tetap tinggal di rumah.

 

Reporter: Batt
Editor: Misba

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar