Disdik Asmat Terapkan Dua Metode KBM Sistem Luar Jaringan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Proses belajar mengajar di SD Nakai Kabupaten Asmat (Foto: Dok SP)
Proses belajar mengajar di SD Nakai Kabupaten Asmat (Foto: Dok SP)

Matheus tidak menampik jika KBM belum dapat dilakukan dengan sistem daring atau online seperti di kota lainnya.

Hal ini dikarenakan infastruktur dasar untuk pelayanan dengan sistem daring belum memadai.

Dimana, tidak semua siswa siswi memiliki HP android. Selain itu juga jaringan internet di belum maksimal untuk dilakukan pendidikan daring.

Meski demikian, kata Matheus ada beberapa sekolah di Kota Agats belajar dengan sisitem daring.

“Seperti SMA 1 Agats, SMA Yan Smith,” tutur Matheus.

Kata Matheus, di Asmat terdapat 136 SD, 19 SMP, 4 SMA, dan 2 SMK. Pihaknya bersama para guru tetap mengawal proses belajar mengajar selama pandemi Covid-19.

“Dibilang efektif ataupun tidak, begitulah keaadaan pendidikan dimasa pandemi Covid-19,” kata Matheus.

Matheus menambahkan, untuk dukungan pemerintah kepada sekolah telah disalurkan anggaran dana BOS.

“Anggaran dana BOS kami telah salurkan ke sekolah untuk membantu proses belajar yang dilaksanakan oleh pihak sekolah setempat,” ujar Matheus.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga