Disdik Mimika Belum Berani Berlakukan Belajar Tatap Muka di Kota Timika

SAPA | Kepala Dinas Pendidikan, Jeni Usmany (tengah, biru) menyapa pegawai di Laboratorium Komputer SMPN 2 Mimika saat Uji Kompetensi Honorer. (Foto: Yonri Revolt/SP)
SAPA | Kepala Dinas Pendidikan, Jeni Usmany (tengah, biru) menyapa pegawai di Laboratorium Komputer SMPN 2 Mimika saat Uji Kompetensi Honorer. (Foto: Yonri Revolt/SP)

TIMIKA | Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Jeni Ohestina Usmany mengakui adanya keluhan dari para orang tua siswa terkait metode belajar dari rumah.

Saat ditemui di SMPN 2 Mimika, Selasa (5/1/2021), Jeni menjelaskan bahwa pada dasarnya Pemerintah Kabupaten Mimika belum berani berlakukan belajar tatap muka khusus pada daerah kota dan pinggiran kota.

Alasanya, untuk wilayah dalam kota, situasi pandemi belum bisa dikatakan membaik. Sedangkan daerah pinggiran kota masih menjadi arus pelintasan warga yang bermukim di wilayah kota.

“Memang, menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pembelajaran tatap muka diserahkan kepada daerah masing-masing,” aku Jeni.

Menyikapi hal tersebut, Pemda Mimika menyiapkan beberapa model pembelajaran tatap muka. Yakni untuk daerah zona hijau, belajar tatap muka tetap dijalankan, hal ini berlaku terutama untuk daerah pedalaman.

“Kalau di pedalaman itu mereka belajar tatap muka, dari dulu tatap muka,” tegas Jeni.

IKLAN-TENGAH-berita

Yang kedua, menurut Jeni, pembelajaran dilakukan dengan sistem shift. Yakni para murid dibagi menjadi beberapa kelompok di dalam kelas, dan dijadwalkan bertemu di beberapa hari dalam seminggu dengan jumlah yang dibatasi.

“Tapi ini kita tidak bisa putuskan sendiri, makanya nanti kita mau adakan rapat komite sekolah,” terangnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar