Disperindag Beri Kebijakan Khusus untuk Pedagang dan Tukang Ojek di Pasar Sentral

PORTAL | Kendaraan melewati Portal Otomatis Pasar Sentral Timika. (Foto: Anya Fatma/SP)
PORTAL | Kendaraan melewati Portal Otomatis Pasar Sentral Timika. (Foto: Anya Fatma/SP)

TIMIKA | Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika Michael Gomar kembali memberikan kebijakan khusus untuk pedagang pasar dan juga tukang ojek saat melewati Portal Otomatis di Pasar Sentral Timika.

Kebijakan dimaksud ialah para pedagang pasar dan tukang ojek baik yang parkir di Pasar Sentral maupun yang dari luar pasar hanya membayar satu kali dalam sehari meskipun dia berkali-kali melewati portal otomatis.

“Kebijakan dari kami adalah mereka tetap membayarkan retribusi hanya satu kali sehari,” kata Gomar saat ditemui di Pasar Sentral Timika, Senin (1/2/2021).

Dalam menjalankan kebijakan ini, Disperindag akan melakukan pendataan plat nomor kendaraan tukang ojek dan pedagang untuk kemudian diinput kedalam sistem, serta akan dibuatkan stiker khusus untuk mempermudah petugas dalam pelayanan.

“Itu harus diinput semua ke dalam sistem. Ketika ada ojek atau pedagang itu mengambil karcis di pintu masuk itu akan terdeteksi atau terbaca di portal keluar,” ungkap Gomar.

Meskipun cuma sekali bayar, namun para pedagang dan tukang ojek tetap diwajibkan mengambil karcis setiap kali masuk.

IKLAN-TENGAH-berita

“Mau 10 kali pedagang atau tukang ojek masuk itu tetap harus mengambil karcis karena karcis itu yang nanti akan dipakai scan di pintu keluar,” tutup Gomar.

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Misba

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar