Disperindag Mimika Gelar Operasi Pasar Minyak Tanah dil 15 Gereja

Michael R. Gomar
Michael R. Gomar

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berencana melaksanakan operasi pasar minyak tanah pada 15 gereja.

Operasi pasar minyak tanah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga dalam menyambut Natal dan Tahun Baru.

“Untuk pelaksanaan operasi pasar minyak tanah bersubsidi ini, kami gandeng tiga agen, yakni Agen
Minyak Tanah PT. Anggresha Wira Lestari, PT. Mimika Viraisha Abadi, dan CV.Bukaiye,” kata Kepala Disperindag Mimika Michael R Gomar, melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (17/12).

Lebih jauh ia menerangkan, harga jual minyak tanah bersubsidi pada saat operasi pasar, sesuai dengan
Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemkab Mimika yaitu Rp5 ribu per liter.

Karenanya, dalam pelaksanaan nanti satu kepala keluarga diberikan kuota atau jatah minyak tanah sebanyak 10
liter. Dengan demikian, hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 50 ribu.

“Kami mohon kepada Jemaat untuk mengikuti antrian secara teratur dan tertib sebagaimana yang diatur oleh petugas. Serta untuk tidak antri lagi, apabila sudah dapat. Ini karena keterbatasan stock untuk kebutuhan
masyarakat,” terangnya.

IKLAN-TENGAH-berita

“Walaupun ini operasi pasar, namun karena masih pandemi, maka kami imbau tetap mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” katanya.

Adapun waktu dan tempat, Gomar menerangkan, operasi pasar akan dilakukan selama tiga hari, mulai Sabtu (19/12), Senin (21/12), dan Selasa (22/12).

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar