Disperindag Tera Ulang Timbangan Pelaku Usaha

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PENGUJIAN | Pegawai Disperindag saat melakukan proses tera/tera ulang yang disaksikan oleh pedagang pemilik timbangan. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
PENGUJIAN | Pegawai Disperindag saat melakukan proses tera/tera ulang yang disaksikan oleh pedagang pemilik timbangan. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Papua, melakukan tera ulang timbangan milik pelaku usaha.

Tera ulang dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2014, tentang meteorologi legal berupa pelaksanaan tera ulang dan pengawasan alat ukur, takar, timbang atau disingkat UTTP.

Plt. Kepala Disperindag Petrus Pali Amba mengatakan, tera ulang timbangan dilakukan setiap tahunnya.

“Undang-Undang itu menjadi dasar kami Disperindag melalui Bidang Meteorologi melaksanakan tugas ini. Dan kegiatan ini dilakukan setiap tahun, sesuai dengan amanat undang undang tersebut. Dalam setiap tahun harus dilihat kembali apa masih normal atau ada terjadi kerusakan,” kata Petrus ketika diwawancarai di Pasar Sentral Timika, Rabu (8/9/2021).

Menurut dia, tujuan dari tera ulang timbangan untuk melindungi kepentingan umum dalam hal kebenaran pengukuran.

Hal ini sesuai dengan Permendagri Nomor 78 tahun 2016.

“Kalau kita tidak melakukan tera ulang bisa saja alat ukur misalnya sudah pas 1 kilo, tapi setelah ditimbang atau diberikan barang kurang 1 kilo berarti yang dirugikan kan pembeli. Atau bisa juga sebaliknya, sudah 1 kilo tetapi alat timbangannya dibaca tidak sampai 1 kilo. Ini kan merugikan para pedagang,” katanya.

Menurutnya, tera ulang ini sangat penting dan wajib untuk dilakukan agar melindungi kepentingan umum terutama dalam transaksi jual beli.

“Kita ukur semua alat ukur yang digunakan dalam proses jual beli. Kemarin staf sudah melakukan tera/tera ulang di luar Pasar Sentral bahkan juga di SPBU, di tempat-tempat crusher atau tempat kerja proyek sudah dilakukan berdasarkan permintaan dari perusahaan,” katanya.

Diakui, Disperindag rutin melaksanakan tera ulang. Sementara, mengenai pembayaran retribusi timbangan juga sudah diatur di dalam peraturan undang-undang dan disesuaikan dengan jenis timbangan.

“Selama ini kita belum temukan adanya kecurangan dilapangan,” ungkapnya.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Protokol Kesehatan Bandara Timika saat PON XX Papua 2021
Protokol Kesehatan Bandara Timika saat PON XX Papua 2021
Kisah Yulius Uwe - Pemegang Rekor Dasalomba Indonesia
Kisah Yulius Uwe - Pemegang Rekor Dasalomba Indonesia
Jelang PON XX Papua, Infrastruktur Kelistrikan di Mimika Rampung 100 Persen
Jelang PON XX Papua, Infrastruktur Kelistrikan di Mimika Rampung 100 Persen
Satu-satunya di Indonesia, GOR Biliar Timika Siap Dipakai pada PON XX Papua 2021
Satu-satunya di Indonesia, GOR Biliar Timika Siap Dipakai pada PON XX Papua 2021
Melihat Kemegahan GOR Futsal di Mimika Jelang PON XX
Melihat Kemegahan GOR Futsal di Mimika Jelang PON XX
Polisi dan Tim Medis di Timika Suntik Vaksin Pelaku Usaha di Tempat Jualan
Polisi dan Tim Medis di Timika Suntik Vaksin Pelaku Usaha di Tempat Jualan
Si Jago Merah Hanguskan 8 Ruko di Timika
Si Jago Merah Hanguskan 8 Ruko di Timika
Turnamen Bola volly Distrik Mimika Baru Memperingati HUT ke 76 Kemerdekaan RI
Turnamen Bola volly Distrik Mimika Baru Memperingati HUT ke 76 Kemerdekaan RI
Freeport Gelar Upacara HUT RI di Tembagapura, Presdir: Mari Merawat Indonesia
Freeport Gelar Upacara HUT RI di Tembagapura, Presdir: Mari Merawat Indonesia
4 Tahun Seputar Papua Menggoreskan Tinta
4 Tahun Seputar Papua Menggoreskan Tinta
Baca Juga