Disperindag Tidak Pungut Biaya Sewa PKL yang Direlokasi di Pasar Sentral

Michael R Gomar
Michael R Gomar

TIMIKA | Terkait dengan isu adanya pungutan liar kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang direlokasi ke Pasar Sentral Timika, dibantah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Michael R Gomar.

Gomar menyayangkan adanya beberapa isu yang disebarkan oleh oknum tidak bertanggungjawab, terkait dengan relokasi PKL dipinggiran jalan Kota Timika ke Pasar Sentral.

Gomar membeberkan bahwa hingga hari ini, Jumat (16/10) jumlah PKL yang sudah mendaftarkan diri untuk direlokasi sebanyak 108 PKL.

Para PKL yang mendaftarkan diri tersebut, selama ini berjualan di pinggiran jalan protokol dan depan emperan toko atau kios.

“Dalam melakukan relokasi yang dilakukan oleh tim gabungan (Disperindag, Dishub, Satpol PP, dan Kepolisian) tidak serta merta merelokasi PKL ke Pasar Sentral Timika. Namun didahului dengan melakukan sosialiasasi,” kata Gomar melalui pesan singkatnya yang diterima seputarpapua.com, Jumat siang

Pada relokasi PKL ke Pasar Sentral, Tim Gabungan tidak membatasi satu usaha saja.

IKLAN-TENGAH-berita

Dalam arti, apabila satu pedagang tersebut memiliki 10 cabang usaha dagangan, silahkan mendaftarkan diri, dan pihaknya akan menyiapkan tempat.

Apalagi, diketahui bersama kawasan Pasar Sentral yang disiapkan untuk penaataan, masih sangat luas untuk menampung PKL.

“Tentunya, kalau sudah dipusatkan di Pasar Sentral, otomatis pengunjung dan pembeli langganan dimanapun akan datang membeli,” ujarnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar