Ditahan Imbang Persipura, Edu: Finishing Jadi Masalah

Persewar Waropen saat bertanding dengan Persipura. (Foto: Official Persewar)
Persewar Waropen saat bertanding dengan Persipura. (Foto: Official Persewar)

JAYAPURA | Derby Papua, Persewar Waropen kontra Persipura Jayapura berakhir imbang tanpa gol 0-0 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Sabtu (1/10/2022) pada lanjutan Kompetisi Liga 2 wilayah timur musim 2022-2023.

Laga penuh gengsi ini, Persewar sebagai tuan rumah tampil agresif sepanjang babak pertama berjalan.

Persewar mampu menciptakan sejumlah peluang dari sontekan para pemain memenuhi target, terhitung enam kali gawang yang dijaga Mario Londok terancam dari pasukan Eduard Ivakdalam.

Hingga babak pertama usai, skor tetap tanpa gol 0-0 bagi kedua tim.

Memasuki babak kedua tensi Persewar dan Persipura tidak menurun, kali ini anak asuh Ricky Nelson ikut melancarkan serangan dari Ramai Rumakeik dan Gunansar Mandowen. Namun Persewar tak gentar, terus kembali lancarkan serangan, tapi tak berbuahkan hasil apapun.

Skor kembali tetap 0-0 alias keduanya harus berbagi 1 poin hingga pluit dibunyikan berakhir.

Pelatih kepala Persewar Waropen, Eduard Ivakdalam mengapresiasi penampilan anak asuhnya bisa terapkan permainan menyerang.

Namun ia sayangkan penyelesaian akhir masih jadi catatan tim, padahal banyak peluang yang bisa di konversikan menjadi gol.

“Memang ini hasil bukan yang diinginkan, karena tim banyak peluang, tapi tidak bisa konversi jadi gol. Ini sama seperti laga-laga sebelumnya, pemain terlalu ikut irama tempo permainan Persipura yang main lambat, padahal saya bilang untuk kita main pressure terus,” kata Eduard Ivakdalam usai laga.

“Gaya main kita berbeda sekali ketika lawan PDS. Persipura main slow, kita juga ikut terpancing, sangat disayangkan belum dapat poin, padahal tim punya kans untuk menang. Kita kehilangan 2 poin, ini akan jadi bahan evaluasi, memang kecewa untuk hasil ini, tapi pemain sudah kerja keras dilapangan,” tambah Ivakdalam.

Wakili pemain, Elvis Harewan mengatakan hal sama, ia bersama rekan-rekannya tak seperti biasanya dalam bermain sepakbola. Banyak kekurangan yang harus di evaluasi khususnya kepada para pemain.

“Pertandingan tadi kami memang kesulitan karena selalu ikut tempo Persipura. Tidak seperti biasa main cepat menusuk di depan gawang. Kami tidak jalankan bola, akhirnya bola yang harus di manfaatkan baik untuk gol tapi tidak bisa, dan ini sangat mempengaruhi poin kita di kompetisi. Evaluasi pemain, dan harus bermain sesuai dengan taktik dan strategi pelatih. Jangan main individu, pertandingan ini memang kita pemain harus di evaluasi,” tandas Harewan.

Penambahan sebiji poin bagi tim berjuluk mutiara bakau Persewar Waropen menempatkan diri di peringkat ke-5 dengan raihan 9 poin.

Persewar akan melakoni laga terakhir pada laga pekan ke-8 melawan Persiba Balikpapan sebelum menutup putaran pertama, kompetisi Liga 2 wilayah timur.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Vidi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.