Dituduh Sabotase, ASN di Mimika Tempuh Jalur Hukum, Sekwan Beri Klarifikasi

Saleh Alhamid. Foto: Sevianto Pakiding/SP
Saleh Alhamid. (Foto: Sevianto Pakiding/SP)

TIMIKA | Seorang ASN di Sekretariat DPRD Kabupaten Mimika tak terima atas tuduhan melakukan sabotase saat sidang paripurna LKPJ pada Jumat 11 September 2020 lalu.

ASN atasnama Syohrah Saleh telah melayangkan surat pengaduan terkait dugaan pencemaran nama baik, ditujukan kepada Kapolres Mimika tertanggal 16 Oktober 2020.

Dalam keterangannya, Syohrah menyebut bahwa pada Kamis 15 Oktober dirinya telah dicopot dari jabatannya selaku Kasubag Rumah Tangga dan Perlengkapan pada Sekretariat DPRD Mimika.

“Saya mendapat info bahwa saya direkomendasikan oleh pak Sekwan untuk dicopot dari jabatan karena ada melakukan sabotase pada saat sidang paripurna LKPJ,” katanya.

Sabotase dimaksud adalah terjadinya kesalahan pada beberapa panduan acara atau pun sambutan Ketua DPRD yang membuat sang pimpinan Dewan murka.

Syohrah lantas tak menerima tuduhan dialamatkan padanya, dan menyebut itu sebagai tindakan pencemaran nama baik apalagi tanpa pembuktian hingga dirinya berujung dicopot begitu saja.

IKLAN-TENGAH-berita

“Saya merasa dirugikan karena saya sudah dicopot dari jabatan saya, serta dituduh melakukan sabotase oleh pak Sekwan,” ujarnya.

Menyikapi masalah itu, Saleh Alhamid – ayahanda Syohrah yang juga anggota DPRD Mimika pun pasang badan dan angkat bicara. Namun, menurut dia, ini bukan sekedar urusan anak tetapi ada indikasi masalah hukum.

“Anak saya adalah ASN, dia bisa ditempatkan atau dipindahkan kemana saja. Namun, saya tidak terima karena kepindahannya dituding melakukan sabotase dalam sidang paripurna DPRD,” katanya dalam jumpa pers, Sabtu (17/10).

Prev1 of 3

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar