DIY Juara Umum Tenis Kursi Roda Peparnas XVI Papua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PENYERAHAN MEDALI | Foto bersama atlet Tenis Kursi Roda DIY peraih medali emas. (Foto: Wandi/ Seputarpapua)
PENYERAHAN MEDALI | Foto bersama atlet Tenis Kursi Roda DIY peraih medali emas. (Foto: Wandi/ Seputarpapua)

JAYAPURA | Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) keluar sebagai juara umum Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Kursi Roda Pekan Olahraga Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.

DIY meraih 6 medali emas, 4 medali perak dan 5 medali perunggu.

Sementara tuan rumah Papua harus puas berada di posisi kedua dengan 4 medali emas, 3 medali perak dan 4 medali perunggu.

Jawa Barat ada di posisi ketiga dengan 1 medali emas, 4 medali perak dan 7 medali perunggu.

DKI Jakarta dengan 1 medali emas dan 2 medali perunggu harus puas berada di peringkat empat. Di bawahnya ada Banten yang memperoleh 6 medali perunggu.

Sedangkan Kalimantan Timur dan Sumatera Utara gagal meraih medali pada Cabor tersebut.

Pelatih Kepala Tenis Kursi Roda DIY M Jaka Suryanto menyebut, keberhasilan anak asuhnya menjadi yang terbaik adalah buah dari kerja keras mereka yang telah melakukan persiapan sejak 2018.

Baca Juga:

Selain itu, kunci keberhasil DIY menjadi yang terbaik pada Cabor Tenis Kursi Roda adalah karena mereka fokus pada nomor nasional yang merupakan ajang bagi para atlet paralimpik pemula.

“Memang semua medali emas kami dari nomor nasional karena kami tahu tidak bisa bersaing di nomor elite. Ini juga buktu kami berhasil melakukan pembinaan,” ujarnya di Lapangan Tenis Sian Sioor, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (13/11/2021).

Menurut dia, tim Tenis Kursi Roda DIY hanya ditargetkan untuk meraih 3 medali emas, namun ternyata mereka bisa meraih lebih banyak medali.

Jaka pun berterima kasih atas pelayanan panitia selama pelaksanaan Peparnas XVI.
Bagi dirinya, kekurangan yang ada masih bisa dimaklumi sehingga ia memandang pelaksanaan Peparnas XVI sukses.

“Ya pelayanan bagi saya sudah bagus, dari transportasi sangat cepat, kami tidak perlu lama nunggu kendaraan sudah datang dan kami bisa latihan lebih cepat. Kalau ada kekurangan satu-dua itu masih wajar lah,” kata Jaka.

Reporter: Wandi
Editor: Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Baca Juga