DIY Juara Umum Tenis Kursi Roda Peparnas XVI Papua

PENYERAHAN MEDALI | Foto bersama atlet Tenis Kursi Roda DIY peraih medali emas. (Foto: Wandi/ Seputarpapua)
PENYERAHAN MEDALI | Foto bersama atlet Tenis Kursi Roda DIY peraih medali emas. (Foto: Wandi/ Seputarpapua)

JAYAPURA | Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) keluar sebagai juara umum Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Kursi Roda Pekan Olahraga Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.

DIY meraih 6 medali emas, 4 medali perak dan 5 medali perunggu.

Sementara tuan rumah Papua harus puas berada di posisi kedua dengan 4 medali emas, 3 medali perak dan 4 medali perunggu.

Jawa Barat ada di posisi ketiga dengan 1 medali emas, 4 medali perak dan 7 medali perunggu.

DKI Jakarta dengan 1 medali emas dan 2 medali perunggu harus puas berada di peringkat empat. Di bawahnya ada Banten yang memperoleh 6 medali perunggu.

Sedangkan Kalimantan Timur dan Sumatera Utara gagal meraih medali pada Cabor tersebut.

Pelatih Kepala Tenis Kursi Roda DIY M Jaka Suryanto menyebut, keberhasilan anak asuhnya menjadi yang terbaik adalah buah dari kerja keras mereka yang telah melakukan persiapan sejak 2018.

Selain itu, kunci keberhasil DIY menjadi yang terbaik pada Cabor Tenis Kursi Roda adalah karena mereka fokus pada nomor nasional yang merupakan ajang bagi para atlet paralimpik pemula.

“Memang semua medali emas kami dari nomor nasional karena kami tahu tidak bisa bersaing di nomor elite. Ini juga buktu kami berhasil melakukan pembinaan,” ujarnya di Lapangan Tenis Sian Sioor, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (13/11/2021).

Menurut dia, tim Tenis Kursi Roda DIY hanya ditargetkan untuk meraih 3 medali emas, namun ternyata mereka bisa meraih lebih banyak medali.

Jaka pun berterima kasih atas pelayanan panitia selama pelaksanaan Peparnas XVI.
Bagi dirinya, kekurangan yang ada masih bisa dimaklumi sehingga ia memandang pelaksanaan Peparnas XVI sukses.

“Ya pelayanan bagi saya sudah bagus, dari transportasi sangat cepat, kami tidak perlu lama nunggu kendaraan sudah datang dan kami bisa latihan lebih cepat. Kalau ada kekurangan satu-dua itu masih wajar lah,” kata Jaka.

reporter : Wandi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.