DMI Mimika Santuni Korban Kebakaran Rumah di Jalan Seroja

BANTUAN | Penyerahan bantuan tunai yang dilakukan oleh DMI Mimika kepada korban kebakaran di Jalan Seroja. (Foto: Muji/SP)
BANTUAN | Penyerahan bantuan tunai yang dilakukan oleh DMI Mimika kepada korban kebakaran di Jalan Seroja. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Bantuan terhadap korban kebakaran rumah di Jalan Seroja, Mimika, Papua tidak putus-putus. Dimana, setiap hari selalu ada pihak-pihak yang menyalurkan bantuan guna meringankan beban para korban.

Bantuan yang diberikan pun bermacam-macam, mulai dari beras, mi instan, pakaian layak pakai, dan santunan uang.

Seperti yang dilakukan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Mimika, Selasa (15/12) yang memberikan santunan sejumlah uang kepada korban. Serta tausiyah untuk menguatkan para korban kebakaran.

Sekretaris DMI Mimika Marwan Nise mengatakan, pihaknya ikut berbelasungkawa, atas musibah yang menimpa para korban. Semoga dari musibah ini ada hikmah yang didapatkan untuk kedepannya menjadi lebih baik.

“Kami sangat turut prihatin atas musibah yang dialami keluarga di Jalan Seroja, dan berharap musibah ini tidak melunturkan semangat hidup,” katanya.

Kata dia, dari kejadian kebakaran tersebut, dari DMI Mimika telah melakukan survei, apa saja yang dibutuhkan oleh korban.

Hasil dari survei tersebut, maka kita memutuskan untuk memberikan bantuan secara tunai, dengan tujuan bisa membantu para korban.

“Pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian, sehingga jangan memandang besar kecilnya bantuan,” ungkapnya.

Sementara Ustad Abdul Karim Lukman dalam tausiahnya mengatakan, pihaknya ikut belasungkawa dari peristiwa ini, dan tentunya setiap musibah ada hikmahnya.

“Apa hikmahnya? Dari peristiwa ini menunjukkan bahwa harta tidak bisa mengabadikan kita. Buktinya sekejap waktu hilang dan hangus ditelan api. Tetapi dari musibah ini ada yang kekal, yakni amal soleh,”

“Jangan bersedih kalau harta kita hilang, karena akan banyak yang bantu. Tapi kalau amal yang hilang siapa yang bantu,” ujarnya.

Apalagi pemberian bantuan ini tidak mengenal suku, agama maupun golongan. Karena dalam pemberian bantuan yang ditekankan adalah silaturahmi antara sesama.

“Bantuan yang diberikan jangan dilihat besar kecilnya. Dan sebagai balasannya, mari didoakan para donatur yang telah peduli dengan musibah ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, musibah yang ada harus disikapi dengan mengembalikan kepada Allah SWT. Ini bertujuan untuk mengingatkan bahwa kita di dunia ini tidak membawa apa-apa.

Selain itu, perbanyak doa agar musibah ini menjadi berkah.

“Yang tak kalah pentingnya adalah kita harus bersyukur dari musibah ini. Kenapa, karena tidak merenggut nyawa. Karena tidak ada yang berharga dibandingkan nyawa,” ungkapnya.

Selain dari DMI Mimika, bantuan kepada korban kebakaran juga diberikan oleh Griya Zakat (Giza) Permata Papua, Kerukunan Keluarga Maluku Utara, dan SAR Hidayatullah.

 

Reporter : Mujiono
Editor: Batt
Tanggapi Berita ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.