DPD PSI Intan Jaya Mengecam Penembakan Terhadap Petugas Medis Covid-19

Yohan Zonggonau
Yohan Zonggonau

TIMIKA | Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, Yohan Zonggonau mengecam keras penembakan terhadap dua tenaga medis dalam sebuah perjalanan mengambil obat-obatan dari Sugapa, Ibukota Intan Jaya menuju Distrik Wandai.

Kedua tenaga medis yang juga tergabung dalam tim Gugus Tugas Covid-19 di daerah itu sempat dianiaya sebelum tembak. Akibatnya satu orang bernama Eunico Somau, SKM meninggal dunia. Sementara temannya Almalek Bagau, SKM mengalami luka serius.

“Saya mengutuk keras penembakan terhadap dua petugas medis ini. Mereka sedang menjalankan tugas mulia yaitu sebagai utusan Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Kabupaten Intan Jaya untuk Distrik Wandai,” kata Yohan melalui siaran pers yang diterima seputarpapua, Sabtu (23/5).

Yohan mengajak masyarakat setempat agar membantu pihak keamanan mengungkap pulaku penembakan ini.

“Siapapun dia, kelompok atau orang per orang yang melakukan penembakan dan meresahkan masyarakat ini harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” pungkasnya.

Mereka telah meninggalkan keluarga dan ikut berkontribusi agar masyarakat bisa terhindar dari Virus Corona, namun justru mengalami peristiwa tragis seperti ini.

Ia menegaskan, jika ada perbedaan pandang politik harus ditinggalkan dan mendukung kebijakan pemerintah daerah setempat dan Tim Gugus Tugas Covid -19 untuk melawan wabah Virus Corona ini.

“Segala macam ini tidak boleh terjadi lagi dikemudian hari. Karenanya, kami sarankan ke Bupati Intan Jaya, agar ada Pos keamanan atau bangun kantor polsek di Distrik Wandai. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang, tanpa ada rasa takut,” tuturnya.

 

Reporter : Mujiono
Editor : Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar