DPRD Mimika Gelar RDP Sikapi Demo Masyarakat Adat 7 Marga Soal Galian C

RAPAT - Suasana rapat dengar pendapat yang digelar DPRD Mimika membahas masalah galian C. (Foto: Muji/SP)
RAPAT | Suasana rapat dengar pendapat yang digelar DPRD Mimika membahas masalah galian C. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | DPRD Mimika menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) sikapi aksi demo masyarakat adat 7 Marga, Senin(25/1/2021) terkait galian C di Iwaka, Distrik Iwaka, Mimika Papua.

RDP yang digelar di ruang rapat DPRD Mimika, Selasa (26/01/2021) ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mimika Robby K Omaleng didampingi Wakil Ketua II DPRD Mimika Yohanes Felix Helyanan, dihadiri perwakilan masyarakat adat 7 marga, TNI-Polri, dan instansi teknis.

Ketua DPRD Mimika Robby K Omaleng mengatakan, beberapa pihak yang diundang, seperti Lemasa dan Lemasko serta pengusaha galian C tidak hadir dalam RDP, sehingga pihaknya hanya membahas administrasi pemerintahan terkait perijinan yang saat ini sudah ditangani Pemerintah Provinsi Papua.

“Karena ini masih dalam proses penertiban, maka untuk ijin usahanya dihentikan terlebih dahulu nanti akan diatur oleh pemerintah,” terangnya.

Robby juga menjelaskan kehadiran Lemasa dan Lemasko sangat penting dalam RDP karena mereka sudah memberikan izin usaha dan wilayah secara adat kepada pengusaha untuk mengoperasikan galian C.

Sedangkan pihak-pihak yang dirugikan meminta agar hal itu dicabut.

IKLAN-TENGAH-berita

“Untuk itu akan ada pertemuan selanjutnya dan akan terus melakukan pendekatan dengan kedua Lembaga adat ini. Karena mereka yang telah membuang bola panas, tapi tidak bisa mempertanggungjawabkan sehingga muncul masalah,” ujarnya.

Dikatakan, beberapa anggota DPRD akan turun untuk meninjau langsung ke lokasi yang dipermasalahkan. Serta terus berkoordinasi dengan para tokoh-tokoh adat lainnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar