DPRD Mimika Pleno Hasil Pembahasan Rancangan RPJMD 2020-2024

PENYERAHAN | Ketua Bapemperda menyerahkan materi hasil pembahasan Raperda Non APBD tentang RPJMD 2020-2024 kepada pimpinan DPRD, Senin (6/7). (Foto: Saldi)
PENYERAHAN | Ketua Bapemperda menyerahkan materi hasil pembahasan Raperda Non APBD tentang RPJMD 2020-2024 kepada pimpinan DPRD, Senin (6/7). (Foto: Saldi)

TIMIKA | DPRD Mimika, Senin (6/7), melaksanakan rapat pleno laporan hasil pembahasan Raperda non APBD tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mimika tahun 2020-2024.

Dalam laporan yang disampaikan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Karel Gwijangge, mengatakan Bapemperda menjalankan fungsi strategis yang menempatkan DPR sebagai lembaga terhormat dalam mengemban amanat serta memperjuangkan aspirasi masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.

Menurut Karel, rancangan peraturan daerah (Raperda) yang sudah dibahas tentang RPJMD 2020-2024 dan diserahkan kepada unsur pimpinan DPRD untuk selanjutnya di paripurnakan, mengakomodir berbagai aspirasi masyarakat yang di tuangkan ke dalam peraturan daerah.

Kemudian, sebagai syarat adanya suatu pembangunan serta merumuskan kebijakan publik sebagai kontrol sosial yang berguna mendukung perangkat daerah dalam proses pembangunan.

Raperda Non APBD RPJMD 2020-2024 yang diajukan eksekutif, sebelumnya juga telah dibahas bersama dengan Bapemperda, serta diteliti segala usulan yang sudah di tuangkan dalam raperda itu sendiri. Bahkan itu semua dilaksanakan dengan sangat hati-hati tetapi optimis dengan hasilnya.

“Meski dalam pembahasannya terdapat masukan dari anggota Bapemperda dan Pemkab guna penyempurnaan dan perbaikan perda yang di maksud. Akhirnya, menjadi kesempatan agar raperda RPJMD ini dapat di bahas pada rapat selanjutnya,” kata Karel.

Bapemperda melalui pembahasan yang cermat, memberikan saran agar tahapan penyusunan RPJMD dapat disesuaikan dengan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang telah dilakukan eksekutif sebelumnya. Eksekutif juga menjelaskan gambaran umum dari pada RPJMD tersebut.

“Raperda RPJMD yang telah di bahas dan dikoreksi dari pasal ke pasal, tidak terlepas dari kelemahan yang ada. Sehingga DPRD peroleh satu kesamaan pandangan terhadap materi raperda yang dibahas agar tercapai tujuan dan menghasilkan yang bermanfaat bagi masyarakat Mimika,” katanya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar