DPR Papua Godok Reperdasi Bencana Non Alam

Jhony Banua Rouw
Jhony Banua Rouw

JAYAPURA | Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua (DPRP) saat ini mulai menyusun Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) tentang Bencana Non Alam di wilayah itu.

Pihak legislatif pun berinisiatif mengundang jajaran Pemprov dan Forkompinda Papua guna menentukan langkah-langkah penyusunan Raperdasi tersebut, sebagaimana terlihat dalam rapat koordinasi di Jayapura, Selasa (26/5).

Ketua DPRP Jhony Banua Rouw memastikan hasil rapat tersebut akan ditindaklanjuti dengan menyiapkan seluruh mekanisme dewan untuk mendorong pembahasan Raperdasi bersama pihak eksekutif.

Kendati demikian, kata dia, hal penting yang tak bakal dilewatkan dari penyusunan Raperdasi itu, yakni meminta masukan bupati dan walikota terkait penerapan di daerahnya masing-masing.

“Supaya juga saat penetapannya di kabupaten dan kota itu semua bisa melaksanakan. Sebab jangan sampai nanti provinsi terbitkan keputusan A lalu kabupaten jalankan B,”

“Nah masukan-masukan seperti ini kan tujuannya untuk menyamakan pemahaman, supaya saat penerapannya bisa seirama dan satu langkah,” katanya.

Jhony mengharapkan dukungan masyarakat dan semua pihak terkait agar Raperdasi tersebut bisa secepatya rampung.

“Kalau kemarin bapak Wakil Gubernur minta 2 minggu, saya mungkin sampaikan kelarnya satu bulan. Sebab ada mekanisme yang harus di lalui di DPRP dan tahapan itu cukup makan waktu,” ujarnya.

Sebelumnya Wagub Papua Klemen Tinal mendorong penyusunan Raperdasi tentang Bencana Non Alam agar ada pedoman bagi provinsi, kabupaten dan kota untuk menangani bencana non alam atau penyakit menular seperti Covid-19 ini.

Wagub berharap Raperdasi itu bisa segera rampung dalam dua minggu kedepan.

 

Reporter: Berti
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar