dr Elisabeth: Anak Perlu Bersih Tapi Tak Harus Steril, Dua Hal Berbeda

Ilustrasi. (Sumber: freepik.com)
Ilustrasi. (Sumber: freepik.com)

TIMIKA | Dokter Elisabeth Pakilaran di Klinik Medika Bakti Kota Timika, Papua menjelaskan kondisi kebersihan yang perlu diterapkan kepada anak.

Kondisi kebersihan anak, kata dia, juga bisa membuat anak membangun pertahanan tubuhnya sendiri.

Dalam hal menjaga ketahanan tubuh, anak-anak perlu dalam keadaan bersih dan tidak harus steril.

Bersih dan steril sendiri adalah dua hal yang berbeda. Bersih adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk didalamnya debu, sampah dan bau. Contohnya seperti lingkungan yang bersih sudah pasti sehat.

Sedangkan steril adalah suatu kondisi absolut/mutlak bebas dari mikroorganisme hidup, tidak sebagian atau hampir steril.

“Beda steril dan bersih. Bersih harus, steril jangan,” kata dr Elisabeth saat diwawancara di ruangannya, Senin (3/10/2022).

Terkadang beberapa orang tua terlalu menjaga kondisi kesehatan anaknya sampai menerapkan kesterilan dan bukan kebersihan.

“Saya sendiri dulu menjaga anak ku, kok ini anak saya diare terus ya. Loh anak tetangga makan asal, kalau jatuh makanan dia pungut eh jarang sekali kena mencret, akhirnya saya sadar sesuatu itu harus bersih tapi gak perlu steril,” ungkapnya.

Dokter Elisabeth menambahkan, ini karena ada beberapa bakteri yang diperlukan oleh tubuh.

Salah satu yang dibutuhkan itu seperti bakteri ecolli yang baik unyuk sistem pencernaan.

Tanggapi Berita ini
reporter : Anya Fatma

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.