seputarpapua.com

Dua Guru Korban Penembakan KKB di Beoga Dapat Penghargaan Education Award

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Wakapolda Papua Brigjen Eko menyerahkan penghargaan Education Award untuk dua guru korban penembakan KKB, Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden, pada perayaan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2021. (Foto: Antara News Papua/Muhsidin)
Wakapolda Papua Brigjen Eko menyerahkan penghargaan Education Award untuk dua guru korban penembakan KKB, Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden, pada perayaan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2021. (Foto: Antara News Papua/Muhsidin)

JAYAPURA | Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua memberikan penghargaan Education Award 2021 kepada dua guru korban penembakan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo.

Penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah, kepada keduanya dalam mengabdi mencerdaskan anak bangsa di wilayah pedalaman Papua, semasa hidupnya.

“Guru sangat berjasa mendidik anak-anak Papua di daerah pedalaman, sehingga Pemerintah melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah memberikan penghargaan Education Award,” ujar Sekda Papua Yulian Dance Flassy seusai menghadiri acara Hari Pendidikan Nasional, Minggu (2/5/2021) malam.

Sekda Dance Flassy mengutuk penembakan tenaga guru yang menjadi korban KKB di Beoga, Kabupaten Puncak belum lama ini.

Sekda berharap, kejadian itu tidak boleh terulang lagi, karena dampak penembakan guru itu membuat proses belajar mengajar terganggu, mengingat kekurangan guru mengajar siswa di pedalaman Papua.

Perwakilan keluarga korban berharap, Dinas Pendidikan Provinsi Papua dapat memberikan surat keputusan pengangkatan istri almarhum menjadi guru untuk melanjutkan tugas mulia mengajar anak-anak Papua di daerah pedalaman.

“Saya berharap Pemerintah melalui Dinas Pendidikan bisa mengangkat istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden menjadi guru,” kata perwakilan keluarga istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait menyambut baik keinginan istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden untuk menjadi guru.

“Kami akan tindaklanjuti keinginan istri guru korban penembakan KKB, ya butuh proses dan koordinasi dengan Pemkab Puncak, Pemerintah Provinsi Papua dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek,” ujarnya pula.

Sumber: Antara
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga