2 Hari IKF Mimika Kumpulkan Dana Rp127 Juta Lebih untuk NTT

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
GALANG DANA | Salah satu anggota IKF saat menggalang dana di Lampu merah Eks Pasar lama Timika. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
GALANG DANA | Salah satu anggota IKF saat menggalang dana di Lampu merah Eks Pasar lama Timika. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Sebanyak 11 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan satu kabupaten di Nusa Tenggara Barat yakni Kabupaten Bima terkena dampak badai siklon tropis seroja, Minggu (4/4/2021).

Akibat dari bencana tersebut banyak terjadi korban jiwa, rumah-rumah dan bangunan porak-porandakan oleh bencana alam, hewan peliharaan tak luput dari ‘serangan’ badai siklon tropis seroja.

Dengan situasi tersebut organisasi Ikatan Keluarga Flobamora ( IKF ) Kabupaten Mimika mengadakan penggalangan dana dari masyarakat yang peduli dengan NTT.

Penggalangan dana sudah dilakukan sejak Senin (5/4/2021) hingga hari ini, Rabu (7/4/2021) dan akan dilanjutkan lagi pada Kamis (8/4/2021).

Sejak Senin hingga Selasa kemarin, IKF sudah berhasil mengumpulkan Rp127,330 juta.

Dengan Rincian hari Senin (5/4/2021) dilaksanakan penggalangan dana selama tiga jam, mulai pukul 17.00-19.00 WIT berhasil mengumpulkan Rp16,646 juta dan Selasa berhasil mengumpulkan Rp110,684 juta.

Ketua Pemuda IKF, Martin Soro menjelaskan penggalangan dana dilaksanakan dengan melibatkan anggota IKF di beberapa titik lampu merah, seperti lampu merah Horison Diana, Timika Mall, depan Bank Papua, depan Pasar Lama dan lampu merah Jalan Hasanudin-Budi Utomo.

“Jadi kami semua yang ada di sini adalah keluarga besar Flobamora, kami melakukan aksi penggalangan dana dengan turun ke jalan, lewat proposal, dan ada pula yang datang ke posko kami di Jalan Belibis yang membawa bantuan seperti pakaian layak pakai dan obat-obatan,” kata Martin kepada Seputarpapua.com, Rabu (7/4/2021) di Posko penggalangan dana jalan Belibis.

Berita Terkait
Baca Juga