00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Dua Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Papua Barat

JUMPA PERS | Dr Nurmawati (kanan) pada jumpa pers Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat di Manokwari, Rabu (18/3/2020). (Foto: Antara/Toyiban)
JUMPA PERS | Dr Nurmawati (kanan) pada jumpa pers Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat di Manokwari, Rabu (18/3/2020). (Foto: Antara/Toyiban)

MANOKWARI | Satuan Tugas Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Provinsi Papua Barat menyatakan saat ini terdapat dua pasien dalam pengawasan di wilayah Sorong.

Dr Nurmawati, tim Satgas COVID-19 Papua Barat mengatakan, sejak pandemi ini menyebar dari Wuhan, Tiongkok, ke sejumlah negara di dunia, di Papua Barat sudah ada tiga pasien dalam pengawasan (PDP). Seluruhnya berada di Sorong.

“Dari tiga PDP itu, sesuai hasil uji laboratorium satu menujukkan hasil negatif. Ia adalah warga negara China yang melakukan perjalanan wisata ke Raja Ampat,” katanya dalam jumpa pers di Manokwari, Rabu (18/3).

Sedangkan, dua pasien yang lain belum diketahui hasilnya. Contoh spesimen dari dua pasien tersebut sudah dikirim untuk uji laboratorium di Jakarta.

iklan_lokal_dalam_berita

Untuk orang dalam pemantauan (ODP), kata Nurmawati, secara keseluruhan di Papua Barat sejauh ini sudah ada 38 orang. Sebanyak 27 berada di Manokwari, sembilan di wilayah Sorong dan dua di Teluk Wondama.

“Daerah lain belum melaporkan data ke kami,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa ODP adalah orang atau masyarakat memiliki riwayat perjalanan di daerah terjangkit dan saat tiba memiliki gejala batuk dan flu ringan.

Untuk Manokwari, dari 27 ODP tersebut 26 diantaranya telah selesai dari pemantauan selama 14 hari dan tidak ditemukan gejala Covid-19. Saat ini tersisa satu orang dalam pemantauan.

Sedangkan untuk sembilan ODP di Sorong dan dua ODP di Kabupaten Teluk Wondama, mereka masih menjalani karantina mandiri selama 14 hari sejak Selasa (17/3).

Pada Jumpa pers yang juga di hadiri Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, Kadis Kesehatan Otto Parorongan, Kadis Kominfo Frans P Instia dan Juru Bicara Satgas Covid-19 itu Nurmawati, berharap masyarakat yang selesai melakukan perjalanan melapor agar bisa lakukan identivikasi.

Sumber: Antara
Editor: Sevianto

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar