Dua Pekan 15 Warga di Papua Meninggal, Jangan Anggap Remeh Covid-19

dr. Silwanus Sumule
dr. Silwanus Sumule

TIMIKA | Dalam dua pekan terakhir tak hanya jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 meningkat tajam, yakni 800 kasus lebih.

Jumlah angka kematian warga akibat Covid-19 juga meningkat. Dikutip dari laman Papua.go.id, Selasa (15/9) disebutkan, dalam dua pekan 15 warga dinyatakan meninggal dunia akibat virus tersebut.

Menyikapi meningkatnya jumlah kasus positif dan angka kematian, Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule mengimbau masyarakat agar tidak menganggap remeh penularan virus korona. Sebab ketika disiplin protokol kesehatan mulai berkurang, maka ancaman penularan akan semakin besar.

Ia juga tidak menampik jumlah kasus positif Covid-19 di Papua saat ini terus mengalami peningkatkan signifikan. Memang Pemerintah Papua terus bekerja keras menangkal peredarannya.

“Tapi tetap kuncinya ada di masyarakat. Kalau semua disiplin menjalankan protokol kesehatan saya yakin penularan bisa ditekan. Sebaliknya jika disiplin menjalankan protokol kesehatan berkurang,” terang Sumule, di Jayapura, Senin (14/9/2020).

Sementara meski penularan terus menyebar, Pemprov Papua memastikan belum akan mengikuti jejak Pemda Jakarta yang baru-baru ini kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

IKLAN-TENGAH-berita

Pemrov Papua, masih menurut Sumule, masih akan menjalakan adaptasi new normal sampai ada perubahan keputusan oleh pimpinan.

“Yang pasti, kita masih tetap konsisten menerapkan adaptasi new normal. Sehingga kita pun berharap masyarakat disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” kata Sumule.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar