Dua Petinju Legendaris Era-70-an akan Bertarung di Pembukaan Tinju PON Papua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Dua petinju legendaris Papua Benny Manufandu dan Zeth Morin. (Foto: Humas PB PON XX Papua)
Dua petinju legendaris Papua Benny Manufandu dan Zeth Morin. (Foto: Humas PB PON XX Papua)

JAYAPURA | Dua petinju legendaris asal Papua akan bertarung dalam laga eksebisi pada pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di GOR Cenderawasih Apo, Kota Jayapura, Selasa (05/10/2021).

Kedua petinju legendaris tahun 1970-an itu adalah Benny Manufandu dan Zeth Morin. Tentu ini akan menjadi laga pembuka yang menarik dari cabor tinju.

Benny Manufandu merupakan salah satu legenda tinju yang bertarung di Surabaya pada PON VII.

Inilah sejarah singkat PON VII di Surabaya, Jawa Timur pada 26 Agustus sampai dengan 6 September 1969. Ketua penyelenggara pada saat itu adalah Acub Zaenal.

Pembatalan PON VI mengakibatkan penundaan penetapan tuan rumah PON VII. KONI Pusat mengadakan MUSORNAS pertama di Jakarta. Namun belum berhasil menetapkan kota mana yang akan menjadi tuan rumah PON VII.

Baru pada sidang KONI paripurna pertama pada 26 – 29 Februari 1968 ditetapkan Banjarmasin sebagai kota penyelenggara PON VII.

Tapi, Kalimantan Selatan tidak sanggup memikul tugas berat tersebut. Didahului oleh berbagai pertimbangan dan perhitungan yang timbul pada perundingan antara KONI Pusat dan Direktorat Jendral Olahraga pilihan akhirnya dijatuhkan kepada Surabaya.

Baca Juga:

“Kami terharu dan bangga kepada anak kami Ketua Pertina Papua Ricky Ham Pagawak SH. M.Si yang sudah memberikan kami kesempatan dan kepercayaan ini, sebelum atlet-atlet muda kita bertarung. Kita sebagai tuan rumah tentu harus berjuag dan meraih prestasi dan saya lihat ini sudah berbeda zaman kita dulu,” ujar Benny Manufandu, kepada Humas dan PPM PB PON Papua, Senin (04/10/2021).

Ditambahkan Zeth bahwa laga eksebisi dirinya tidak bermain selayaknya anak-anak muda. Tetapi lebih kepada bagaimana menunjukan teknik dan taktik serta cara bertinju yang baik.

“Puji Tuhan dengan kesempatan ini kami ingin membagikan sedikit pengalaman dan berharap atlet kita yang akan tampil nanti memiliki rasa juang yang tinggi. Karena PON XX ada di tanah Papua dan kami sebagai tuan rumah,” ungkapnya. (Humas dan PPM Geis Muguri/Suryansyah)

Editor: Mish
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Baca Juga