Eduard Ivakdalam Sesalkan Sepakbola PON Gunakan 3 Pemain Professional

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Tim Sepakbola Papua PON XX. (Foto: Vidi)
Tim Sepakbola Papua PON XX. (Foto: Vidi)

JAYAPURA | Pelatih tim sepakbola PON Papua, Eduard Ivakdalam sangat menyesalkan adanya keputusan penggunaan maksimal 3 pemain professional untuk bisa memperkuat kontingen sepakbola dalam PON XX Oktober 2021 Papua.

Keputusan akan digunakan 3 pemain professional berdasarkan hasil rapat Komite Eksekutif yang digelar secara virtual, Rabu (16/12) lalu.

Menurut mantan kapten Persipura Jayapura ini, bahwa PON XX seharusnya menjadi ajang untuk mengorbitkan para pemain amatir usia muda.

Bahkan diakuinya, selama ini hanya menggunakan pemain-pemain amatir yang belum diperkuat oleh pemain profesional.

Hal itu yang membuat dirinya sangat menyayangkan keputusan PSSI yang dinilai sepihak, apalagi sebagai tuan rumah PON XX, harus menjadi bagian keterlibatan dari keputusan tersebut.

“Saya berharap ke Asprov dan juga ke KONI supaya kalau bisa kita di Papua ini tidak menggunakan pemain profesional dan hanya pemain amatir. Dalam arti, kita mau matangkan pemain-pemain amatir ini agar bisa bersinar dan muncul di PON XX nanti,” ujar Kaka Edu panggilan akrabnya di Jayapura, Sabtu (18/12).

Dirinya sangat berharap, keputusan tersebut masih bisa dipertimbangkan lagi.

Akan tetapi jika tidak bisa dirubah, dirinya terpaksa akan mencari 3 pemain profesional untuk memperkuat timnya saat ini yang masih melakukan pemusatan latihan di Kota Jayapura.

“Saya tidak takut kalau harus memainkan 3 pemain profesional, tapi kita masih punya pemain muda yang potensial. Ini waktunya untuk kita orbitkan pemain muda lokal karena adik-adik professional sudah main di level tinggi, kenapa harus main di level ini. Tapi kalau memang tetap dipertahankan, kita akan mencari pemain profesional mana yang bisa memenuhi kebutuhan kita,” tutup Edu dengan penyesalan.

 

Reporter: Vidi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga