Freeport Berikan Insentif Bagi Karyawan yang Sudah Divaksin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Vice President Govrel PTFI Jonny Lingga. (Foto: Muji/Seputarpapua)
Vice President Govrel PTFI Jonny Lingga. (Foto: Muji/Seputarpapua)

TIMIKA | PT Freeport Indonesia (PTFI) terus berupaya mensukseskan program vaksinasi di jobsite (area kerja).

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Manajemen PTFI adalah dengan memberikan reward (penghargaan) atau insentif kepada karyawan yang sudah divaksin.

Kebijakan pemberian reward vaksin kepada karyawan Freeport ini, mulai berlaku Agustus 2021.

Vice President Government Relation (VP Govrel) PTFI Jonny Lingga mengatakan, untuk mensukseskan program Pemerintah Indonesia, untuk melakukan mitigasi Covid-19, PTFI mendatangkan atau melakukan vaksi untuk karyawan.

“Mulai Juni 2021 kemarin, kami sudah melakukan vaksinasi di jobsite,” kata Jonny di LIP, Kuala Kencana, Jumat (20/8/2021).

Untuk mencapai target yang ingin dikejar dalam program vaksinasi sampai akhir Oktober 2021 sebesae 85 persen, PTFI gencar melakukan vaksinasi, hingga saat ini sudah 55 persen.

“Mudah-mudahan sampai bulan depan sampai 60-75 persen. Kecepatan vaksinasi kami 1000-1200 per hari,” katanya.

Kata dia, untuk mencapai target tersebut, Manajemen memberikan reward kepada karyawan yang bersedia dan sudah divaksin.

Reward yang diberikan berupa insentif kepada karyawan. Apabila sudah vaksin pertama maka karyawan akan mendapatkan Rp1 juta atau Rp2 juta, jika karyawan telah menerima vaksin penuh (vaksin tahap kedua).

Kemudian, pada akhir Oktober 2021, 75 perseb dari total tenaga kerja telah divaksinasi penuh (dua kali vaksin) maka seluruh karyawan akan mendapatkan insentif grup sebesar Rp3 juta.

“Atau, jika 85 persen dari total karyawan telah divaksinasi penuh, maka seluruh tenaga kerja akan mendapatkan insentif grup sebesar Rp5 juta,” terangnya.

Ini merupakan langkah untuk mensukseskan program vaksinasi. Vaksinasi merupakan salah satu cara penting, agar bisa herd immunity ditambah 5 M.

Apalagi vaksinasi ini sudah terbukti bagi yang terpapar namun bergejala ringan dan cepat sembuh.

“Kami tidak memaksakan untuk divaksin,” ujarnya.

Namun demikian, tegas Jonny, perusahaan juga memiliki aturan dan hak yang harus dijalankan. Salah satunya, seperti persyaratan naik-turun perjalanan harus dilengkapi dengan sertifikat vaksin, dan itu hak dari Freeport.

“Apabila tidak menyukai kebijakan ini, maka bisa mencari yang tidak ada kebijakan vaksinasi,” tegasnya.

Reporter: Mujiono
Editor: Mish
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Indah Lupita Sari Sabet Emas Debut Pertamanya Atletik PON XX
Indah Lupita Sari Sabet Emas Debut Pertamanya Atletik PON XX
Agus Prayogo dari Jabar Rebut Medali Emas Kedua di Atletik
Agus Prayogo dari Jabar Rebut Medali Emas Kedua di Atletik
Warga NTT Nonton Amoreus Tarung Derajat di PON XX Bermodal Pulsa 5GB
Warga NTT Nonton Amoreus Tarung Derajat di PON XX Bermodal Pulsa 5GB
Kalahkan Sulsel, Basket Putri 5X5 Bali Bertemu Jatim di Final
Kalahkan Sulsel, Basket Putri 5X5 Bali Bertemu Jatim di Final
Baca Juga